METRO, KRIMSUS86.COM – Membangun kedekatan sosial dan kepercayaan masyarakat menjadi langkah awal yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 22 Universitas Malahayati sebelum melaksanakan berbagai program kerja di wilayah pengabdian.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan nonton bersama (nobar) film animasi Jumbo sekaligus sosialisasi program kerja yang digelar di RW 05, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, pada Minggu malam (20/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat setelah menyelesaikan observasi lapangan selama satu pekan. Dalam proses observasi tersebut, mahasiswa melakukan pemetaan terhadap kondisi sosial, potensi wilayah, serta berbagai kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program kerja KKL-PPM.
Alih-alih langsung menjalankan program kerja, Kelompok 22 memilih membangun ruang kebersamaan melalui pemutaran film Jumbo, sebuah film animasi karya anak bangsa yang mengandung pesan tentang keberanian, persahabatan, empati, dan kepercayaan diri.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media pendekatan sosial untuk mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat sejak awal pelaksanaan KKL-PPM.
Antusiasme warga, khususnya anak-anak dan orang tua, terlihat sejak kegiatan dimulai. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa ruang-ruang kebersamaan masih memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas dan interaksi sosial di tengah masyarakat.
Usai pemutaran film, mahasiswa KKL-PPM Kelompok 22 menyampaikan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Kelurahan Yosomulyo. Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat sekaligus mengajak warga untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang akan dijalankan.
Dengan pendekatan partisipatif, mahasiswa berharap program KKL-PPM tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata serta potensi yang dimiliki masyarakat.
Lurah Yosomulyo, Eko Triono, S.KM., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati yang menghadirkan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan nonton bersama dapat menjadi sarana untuk menghidupkan kembali budaya kebersamaan dan memperkuat interaksi sosial masyarakat yang mulai berkurang di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola interaksi sosial.
“Kegiatan nonton bersama film Jumbo yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKL-PPM ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat interaksi sosial di masyarakat. Di samping itu, film ini memiliki nilai edukatif bagi anak-anak dalam menanamkan nilai keberanian dan persahabatan,” ujar Eko Triono.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dapat memperkenalkan kembali budaya nonton bersama yang saat ini mulai jarang ditemukan di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola kehidupan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Kelompok 22 KKL-PPM Universitas Malahayati, Kanjeng Wijaya, mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses belajar bersama masyarakat dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat.
“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas amanah yang diberikan untuk dapat terjun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka pelaksanaan KKL-PPM, khususnya di Kelurahan Yosomulyo RW 05. Kami berharap kehadiran kelompok kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan terjalin hubungan kekeluargaan,” ungkap Kanjeng Wijaya.
Menurutnya, kegiatan nobar film Jumbo diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan emosional dan silaturahmi antara mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dengan masyarakat.
“Kegiatan nonton bersama film Jumbo ini kami harapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan emosional dan silaturahmi antara mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dengan warga,” tambahnya.
Melalui pendekatan yang mengedepankan dialog, partisipasi, dan kolaborasi, KKL-PPM Kelompok 22 Universitas Malahayati berkomitmen menghadirkan kegiatan pengabdian yang tidak berhenti pada pelaksanaan program kerja semata.
Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, mendorong inovasi, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga RW 05 Kelurahan Yosomulyo.(M.Dahlan//red)






