PALEMBANG | Krimsus86.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi NasDem, Abu Sari, menyampaikan kritik terhadap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam rapat paripurna DPRD Sumsel.
Dalam penyampaiannya di hadapan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Abu Sari menilai sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan antarwilayah seharusnya telah berstatus jalan provinsi agar penanganan dan pembiayaannya dapat dilakukan secara maksimal oleh pemerintah provinsi.
Ia meminta Pemprov Sumsel segera menindaklanjuti pengambilalihan sedikitnya tiga ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kabupaten Banyuasin.
Selain itu, Abu Sari mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi sebelumnya telah menyampaikan rencana untuk melakukan kajian terhadap pengalihan status ruas jalan tersebut. Namun, menurutnya, hingga saat ini belum terlihat realisasi yang konkret.
Dalam rapat tersebut, Abu Sari juga menyoroti kondisi ruas Jalan Sekayu–PALI sepanjang sekitar 39 kilometer yang dinilainya mengalami kerusakan cukup parah. Menurutnya, jalan tersebut dipenuhi lubang, memiliki lebar yang terbatas, serta minim saluran drainase sehingga mudah mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas kendaraan angkutan hasil perkebunan.
Ia menilai kondisi tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat dan memerlukan penanganan yang lebih serius melalui dukungan anggaran yang memadai.
Abu Sari juga mengingatkan bahwa Kabupaten Musi Banyuasin merupakan salah satu daerah penyumbang pendapatan terbesar bagi Provinsi Sumatera Selatan melalui sektor minyak dan gas (migas). Oleh karena itu, ia berharap perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut dapat ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar guna mempercepat perbaikan jalan-jalan strategis, karena menurutnya alokasi anggaran yang relatif kecil belum mampu menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Menutup penyampaiannya, Abu Sari menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat Musi Banyuasin terkait perbaikan infrastruktur jalan apabila belum terdapat langkah nyata dari pemerintah provinsi.
Persoalan infrastruktur jalan di Musi Banyuasin hingga kini masih menjadi salah satu perhatian utama masyarakat, mengingat ruas-ruas tersebut merupakan jalur vital yang mendukung mobilitas warga serta distribusi hasil perkebunan dan sektor ekonomi lainnya.
(Enis/Red)






