MUNA – KRIMSUS86.COM – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Muna menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun daerah. Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Tanah Wuna dengan semangat “Maju, Bersatu, dan Berkelanjutan.”
Dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026), Rabia menyampaikan bahwa usia ke-67 Kabupaten Muna merupakan bukti perjalanan panjang perjuangan para pendahulu dalam membangun daerah. Menurutnya, peringatan HUT harus menjadi momentum memperkuat persatuan sebagai modal utama menuju kemajuan.
“Enam puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Ini adalah bukti perjuangan para leluhur, para tokoh, dan seluruh masyarakat Wuna dalam membangun daerah yang kita cintai. Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa kekuatan terbesar Muna ada pada persatuan kita,” ujarnya.
Rabia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pelaku UMKM, pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Muna memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, budaya, serta sumber daya manusia yang harus dikelola secara optimal melalui kebersamaan.
Ia juga mengapresiasi berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Muna dalam menjalankan program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, katanya, harus terus diperkuat agar berbagai program strategis dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rabia menjelaskan makna tema HUT Kabupaten Muna, yakni “Maju, Bersatu, dan Berkelanjutan.”
Pilar pertama, Maju, diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta penguatan sektor UMKM, pertanian, perikanan, dan pariwisata berbasis budaya Wuna agar mampu bersaing secara lebih luas.
Pilar kedua, Bersatu, menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan daerah dengan tetap melestarikan nilai-nilai adat, semangat Sara Wuna, serta memperkuat toleransi antarumat beragama dan antarmasyarakat.
Sementara pilar ketiga, Berkelanjutan, menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan, pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, serta mendorong investasi yang memberikan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
“Kalau kita hanya berpikir jangka pendek, maka 67 tahun ke depan kita akan mengulang masalah yang sama. Tetapi jika pembangunan dilakukan dengan visi berkelanjutan, maka Muna akan menjadi daerah yang tangguh dan mampu bersaing,” tegasnya.
Sebagai Anggota DPD RI periode 2024–2029, Rabia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Muna, di tingkat nasional.
Ia menyatakan akan terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan program pemberdayaan bagi pemuda dan perempuan.
Rabia juga mengajak generasi muda Muna untuk aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Jangan hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Mari berkontribusi melalui ide, karya, dan semangat untuk membangun Muna yang lebih baik,” pesannya.
Menutup pernyataannya, Rabia berharap HUT ke-67 Kabupaten Muna menjadi awal semangat baru dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, inklusif, berkeadilan, dan mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Sulawesi Tenggara.
“Dirgahayu Kabupaten Muna ke-67. Semoga Tanah Wuna semakin maju, bersatu, dan berkelanjutan. Semoga masyarakatnya semakin sejahtera dan Kabupaten Muna semakin harum namanya di tingkat nasional,” pungkasnya.
(Muh jamal//red)






