Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 961 Personel Polri dan PNS Polri

Palu | Krimsus86.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Juli 2026 serta PNS Polri Periode 1 Februari dan 1 April 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Sulawesi Tengah, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, Kamis (2/7/2026).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri, Irwasda Polda Sulteng Kombes Pol. Purwanto Puji Sutan, para Pejabat Utama Polda Sulteng, pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah, para perwira, bintara, tamtama, PNS Polri, serta seluruh peserta upacara.

Berita Lainnya

Dalam amanatnya, Kapolda Sulawesi Tengah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya upacara kenaikan pangkat sebagai salah satu bentuk pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri. Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, prestasi, dan pengabdian personel, sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Upacara laporan kenaikan pangkat ini merupakan salah satu wujud upaya Polri dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, sekaligus bentuk penghargaan negara kepada personel yang telah menunjukkan prestasi, loyalitas, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapolda.

Pada periode kali ini, sebanyak 961 personel memperoleh persetujuan kenaikan pangkat, terdiri dari 950 personel Polri yang meliputi 946 kenaikan pangkat reguler dan 4 kenaikan pangkat pengabdian, serta 11 orang PNS Polri.

Sementara itu, sebanyak 958 personel mengikuti upacara laporan kenaikan pangkat, terdiri atas 460 personel Satker Polda Sulawesi Tengah dan 498 personel Polres/ta jajaran. Dari 460 personel Satker tersebut, terdiri atas 13 personel golongan perwira, 422 personel golongan bintara, 15 personel golongan tamtama, dan 10 orang PNS Polri.

Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, tetapi juga merupakan kehormatan, kepercayaan, sekaligus konsekuensi atas meningkatnya tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.

“Kenaikan pangkat harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan pangkat yang lebih tinggi, maka beban tugas dan tanggung jawab yang diemban juga semakin besar,” tegasnya.

Kapolda berharap seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat senantiasa meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan Polri yang Presisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, serta memohon bimbingan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kinerja terbaik.

“Kenaikan pangkat bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pangkat yang lebih tinggi, diharapkan setiap personel mampu menunjukkan kinerja yang semakin profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Kabid Humas.

Ia juga mengajak seluruh personel Polda Sulawesi Tengah untuk terus menjaga soliditas, disiplin, serta menjunjung tinggi etika profesi demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (Nofli//red)

Pos terkait