Pengajian Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, PBNU Muara Enim Ajak Umat Perkuat Ukhuwah dan Dukung Pembangunan

Muara Enim | KRIMSUS86.COM – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU/PBNU) Kabupaten Muara Enim menggelar Pengajian Akbar bertema “Menuju Kehidupan yang Lebih Baik, Harmonis dan Penuh Keberkahan” di Masjid At-Taqwa, Desa Muara Harapan Unit 6, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah. Pengamanan dan pengaturan jalannya acara didukung oleh jajaran GP Ansor yang dikomandoi Agung bersama anggota Banser, Muslimat NU, serta panitia pelaksana.

Berita Lainnya

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari panitia, kemudian dilanjutkan sambutan Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang disampaikan oleh H. Drs. Andi Wijaya, M.M., Asisten I Setda Kabupaten Muara Enim, mewakili Plt. Bupati Ir. Hj. Sumarni, M.Si. yang sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

Turut hadir mewakili Polres Muara Enim, Ipda Edi Susanto mewakili Kasat Binmas, serta Ketua DPC PKB Kabupaten Muara Enim Junizar beserta jajaran.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, meningkatkan kualitas keimanan, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Puncak acara diisi tausiyah oleh KH. Muhayat, Pengasuh Pondok Pesantren Rumbia, Lampung Tengah. Dalam ceramahnya, beliau mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan membangun kesejahteraan masyarakat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ajaran yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan umat.

KH. Muhayat juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap tawaduk, rendah hati, serta memperbanyak amal saleh. Menurutnya, Allah SWT tidak memandang rupa maupun kedudukan seseorang, melainkan hati dan amal perbuatannya.

Dengan gaya penyampaian yang lugas, penuh makna, dan diselingi humor yang menyejukkan, tausiyah tersebut mendapat perhatian penuh dari para jamaah yang mengikuti kegiatan dengan khusyuk hingga selesai.

Dalam ceramahnya, KH. Muhayat juga menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah merupakan dua organisasi Islam besar di Indonesia yang memiliki peran penting dalam menjaga persatuan umat. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun hubungan yang harmonis, saling menghormati sesama, termasuk dengan masyarakat yang berbeda keyakinan, demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejuk.

Selain pengajian, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelantikan Muslimat NU. Acara ditutup dengan pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, doa bersama, sesi foto bersama, serta ramah tamah dan makan siang bersama KH. Muhayat, jajaran GP Ansor, Banser, panitia, dan seluruh tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, serta nilai-nilai keagamaan terus terjaga dan menjadi tradisi yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

(Machmud & Hery Tasrony | KRIMSUS86.COM)

Pos terkait