Tumpukan Sampah di Sofifi Terkendala Anggaran Operasional, UPT Kebersihan Harapkan Dukungan Pemerintah Daerah

Sofifi, Krimsus86.com – Persoalan tumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, mendapat perhatian masyarakat. Menindaklanjuti kondisi tersebut, wartawan Krimsus86 melakukan konfirmasi langsung ke Kantor UPT Kebersihan Sofifi yang berlokasi di Desa Galala pada Senin (22/6/2026).

Kepala UPT Kebersihan Sofifi, Ernawati M. Taher, S.Pd, menjelaskan bahwa menumpuknya sampah di beberapa lokasi bukan disebabkan oleh kelalaian petugas kebersihan, melainkan karena terkendalanya anggaran operasional yang hingga kini belum terealisasi.

Berita Lainnya

Menurut Ernawati, selama kurang lebih tujuh bulan terakhir pihak UPT Kebersihan Sofifi mengalami keterbatasan anggaran operasional, termasuk untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan pengangkut sampah serta kebutuhan operasional lainnya. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas pengangkutan sampah yang tidak dapat berjalan secara maksimal.

“Kami tetap berupaya menjalankan tugas pelayanan kebersihan semaksimal mungkin. Namun, keterbatasan anggaran operasional dan belum tersedianya biaya bahan bakar menjadi kendala utama dalam pengangkutan sampah secara rutin,” ujar Ernawati.

Ia menegaskan bahwa petugas kebersihan di lapangan tetap menjalankan tugas sesuai kemampuan dan fasilitas yang tersedia. Namun tanpa dukungan anggaran yang memadai, pelayanan kebersihan kepada masyarakat sulit dilakukan secara optimal.

Oleh karena itu, pihak UPT Kebersihan Sofifi berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan agar anggaran operasional dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, pelayanan pengangkutan sampah dapat kembali berjalan normal dan kebersihan lingkungan di wilayah Sofifi tetap terjaga.

Ernawati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mendukung upaya penanganan sampah sambil menunggu penyelesaian kendala operasional yang sedang dihadapi.

Permasalahan sampah yang belum tertangani secara maksimal diharapkan dapat segera memperoleh solusi, mengingat kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri.

(Red//tim)

Pos terkait