Momen Haru Atang Suganda Saksikan Putrinya Raih Juara 1 pada Wisuda Tahfidz SDIT Bintang Annisaa

KARAWANG | Krimsus86.com – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Farewell Ceremony and Tahfidz Graduation SDIT Bintang Annisaa yang berlangsung meriah dan khidmat. Dalam acara yang mengusung tema “Nurturing Qur’anic Generation, Shaping a Bright Future” tersebut, salah satu momen yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Raisya Azzahra Suganda meraih predikat Juara 1 dalam Wisuda Tahfidz tahun ini.

Raisya merupakan putri dari pasangan Atang Suganda dan Dewi Ratnaningsih. Prestasi yang diraihnya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga serta menjadi inspirasi bagi para siswa lainnya yang tengah menempuh pendidikan Al-Qur’an.

Berita Lainnya

Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Para wisudawati tampil mengenakan busana putih lengkap dengan selempang tahfidz sebagai simbol keberhasilan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Di antara para peserta, Raisya tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tenang dan penuh kesungguhan.

Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah kedua orang tuanya saat nama Raisya diumumkan sebagai peraih Juara 1. Momen tersebut bahkan membuat suasana semakin emosional ketika Atang Suganda dan istrinya tidak mampu menahan haru menyaksikan putri mereka berdiri di atas panggung kehormatan menerima penghargaan.

“Melihat anak perempuan saya, Raisya, mampu menyelesaikan hafalan dan bahkan meraih Juara 1 merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami sebagai orang tua. Semua perjuangan, doa, dan pengorbanan terasa terbayarkan saat melihatnya berhasil di panggung wisuda ini,” ujar Atang Suganda dengan penuh rasa syukur.

Keberhasilan Raisya tidak hanya mencerminkan ketekunan dan semangat belajarnya, tetapi juga menjadi hasil dari dukungan keluarga serta bimbingan para guru SDIT Bintang Annisaa yang secara konsisten membina karakter dan kemampuan hafalan Al-Qur’an para peserta didik.

Pihak sekolah berharap kegiatan Wisuda Tahfidz ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mencintai, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani dapat terus tumbuh untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.

(Sandi Prawira)

Pos terkait