Cuaca Buruk Tiga Hari ke Depan, Polda Lampung Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Krimsus86.com Bandar Lampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung memprakirakan hujan ringan hingga lebat akan mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan, terhitung sejak 31 Januari hingga 2 Februari 2026. Hujan tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

Wilayah yang berpeluang terdampak meliputi Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Kota Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Kondisi cuaca tersebut dinilai berpotensi memicu genangan air, pohon tumbang, serta gangguan jarak pandang bagi pengguna jalan.

Berita Lainnya

Menyikapi potensi cuaca ekstrem tersebut, Polda Lampung mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah saat beraktivitas di luar rumah. Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

“Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, karena kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan,” ujar Kombes Pol Yuni, Sabtu (31/1/2026).

Kewaspadaan juga ditekankan bagi pengendara kendaraan bermotor. Menurutnya, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi karena pengemudi tetap memaksakan laju kendaraan saat cuaca memburuk.

“Saat hujan deras, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, pastikan lampu kendaraan menyala, dan berhenti di tempat yang aman apabila jarak pandang menurun drastis,” jelasnya.

Selain pengguna jalan darat, masyarakat pesisir dan pelaku perjalanan laut juga diminta lebih berhati-hati menyusul adanya peringatan gelombang sedang dengan ketinggian mencapai 2,1 meter. Risiko kecelakaan laut dinilai meningkat saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

“Nelayan dan pengguna jasa penyeberangan kami imbau untuk menunda pelayaran apabila cuaca memburuk, selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan, serta memantau informasi resmi dari BMKG,” tegas Kombes Pol Yuni.

Untuk meminimalkan risiko dan dampak yang mungkin timbul, Polda Lampung mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan kondisi berbahaya yang ditemui di lapangan. Pihak kepolisian juga terus melakukan koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi kemungkinan situasi darurat.

“Segera laporkan kepada petugas terdekat jika menemukan kondisi berbahaya di jalan maupun perairan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Pewarta: M. Dahlan

Editor: Media Krimsus86.com

Pos terkait