Krimsus86.com, Tapanuli Tengah – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah menurunkan Tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Satreskrim untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan satu unit bangunan ruko yang difungsikan sebagai Homestay Gastro sekaligus kantor PT SKI, yang berlokasi di Kelurahan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (28/1/2026).
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.20 WIB, jajaran kepolisian langsung melakukan sterilisasi lokasi dan pengamanan area Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Olah TKP secara menyeluruh dilakukan pada Kamis pagi (29/1/2026) guna memastikan akurasi penyelidikan, mengingat saat kejadian suhu bangunan masih sangat panas dan kondisi penerangan terbatas akibat aliran listrik yang terputus,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan bahwa Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng telah diterjunkan untuk melakukan identifikasi teknis terhadap bangunan yang terbakar. Proses tersebut meliputi pemeriksaan struktur bangunan, instalasi listrik, serta pengumpulan barang bukti yang relevan.
Selain itu, penyidik Satreskrim Polres Tapteng bersama Unit Reskrim Polsek Pandan juga telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari sejumlah saksi. Salah satunya adalah keterangan dari pegawai homestay, Silver Telaumbanua (20), serta hasil rekaman kamera pengawas (CCTV).
Berdasarkan keterangan awal, titik api diduga berasal dari ruang resepsionis di bawah tangga lantai satu. Penyidik menemukan bahwa dinding pembatas ruangan terbuat dari bahan mudah terbakar, serta adanya material seperti springbed yang diduga mempercepat perambatan api.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan penyebab kebakaran, termasuk dugaan arus pendek listrik (korsleting) maupun faktor kelalaian manusia (human error).
“Kami menangani peristiwa ini secara profesional dan prosedural. Seluruh fakta di lapangan akan kami rangkum melalui hasil olah TKP dan keterangan saksi untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” tegas Kapolres.
Polres Tapanuli Tengah memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut, meskipun kerugian materiil akibat kerusakan bangunan cukup signifikan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
Pewarta:
Arzaq Khair






