MUSI BANYUASIN — KRIMSUS86.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) turun langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan persoalan kualitas air Sungai Jirak di Dusun IV, Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim DLH Muba melakukan pemeriksaan lapangan sekaligus mengambil sampel air Sungai Jirak untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dan keresahan masyarakat mengenai kondisi Sungai Jirak yang disebut mengalami perubahan sehingga dikhawatirkan memengaruhi pemanfaatan air oleh warga.
Pengambilan sampel menjadi bagian penting dalam proses verifikasi karena kondisi kualitas air perlu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan dan parameter ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Persoalan tersebut oleh sebagian masyarakat dikaitkan dengan aktivitas operasional PT Pertamina EP Pendopo Field di wilayah sekitar. Namun demikian, keterkaitan antara aktivitas perusahaan dengan dugaan perubahan kualitas air Sungai Jirak belum dapat dinyatakan sebagai fakta dan masih memerlukan hasil pemeriksaan laboratorium serta verifikasi teknis dari instansi berwenang.
DLH Tetap Responsif Tindaklanjuti Laporan Masyarakat
Respons DLH Muba mendapat perhatian karena tim tetap turun ke lapangan pada Sabtu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.
Media KRIMSUS86.COM mengapresiasi langkah Plt Kepala DLH Muba, Thabrani Rizki, melalui jajaran dinas yang melakukan pemeriksaan lapangan dan pengambilan sampel sebagai bagian dari upaya memperoleh kepastian mengenai kondisi Sungai Jirak.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Desa Jirak Iskandar Kamarullah, perwakilan Kecamatan Jirak Jaya Arif, serta masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat memastikan proses penanganan berjalan secara terbuka dan objektif, tidak berhenti pada pengambilan sampel, tetapi dilanjutkan dengan penyampaian hasil pemeriksaan kepada masyarakat.
Warga Menunggu Kepastian
Masyarakat pada dasarnya membutuhkan kepastian mengenai kondisi air Sungai Jirak, khususnya apakah kualitas air masih memenuhi ketentuan yang berlaku atau terdapat parameter tertentu yang perlu mendapat perhatian.
Apabila hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya parameter yang melebihi baku mutu atau ditemukan indikasi pencemaran, pemerintah diharapkan mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebaliknya, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas air tidak mengalami pencemaran berdasarkan parameter yang diuji, hasil tersebut juga penting disampaikan secara transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan.
Karena itu, hasil pemeriksaan laboratorium menjadi dasar penting untuk menentukan langkah selanjutnya.
Publik Menunggu Hasil Pemeriksaan
Dengan telah dilakukannya pengambilan sampel, masyarakat kini menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium serta penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Keterbukaan informasi menjadi penting agar persoalan kualitas air Sungai Jirak tidak berkembang menjadi spekulasi maupun perdebatan tanpa dasar data.
Jika ditemukan persoalan lingkungan, masyarakat tentu berharap adanya penanganan sesuai ketentuan. Namun apabila hasil pemeriksaan menyatakan tidak terdapat persoalan sebagaimana yang dikhawatirkan, hasil tersebut juga perlu dijelaskan secara terbuka dengan dasar pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sungai Jirak memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat sekitar. Karena itu, setiap laporan mengenai dugaan perubahan kualitas air perlu ditangani secara serius, objektif, terukur, dan berdasarkan hasil pemeriksaan ilmiah.
Kini masyarakat menunggu satu hal: hasil pemeriksaan laboratorium yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Media KRIMSUS86.COM — Enismiyana






