JAKARTA | KRIMSUS86.COM — FRIC — 12 September 2026 — Risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan tidak mengenal usia, profesi, jabatan maupun kondisi ekonomi. Karena itu, kesadaran masyarakat terhadap perlindungan diri dan kesiapan menghadapi risiko finansial dinilai perlu terus ditingkatkan.
Forum Relawan Indonesia Cinta (FRIC) bersama PT Asuransi Bhakti Bhayangkara (ABB) mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan melalui produk asuransi mikro AKDA Extra, yang ditawarkan dengan premi Rp50.000 per tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Umum DPP FRIC, H. Dian Surahman, mengatakan bahwa perlindungan merupakan bagian dari ikhtiar dalam menghadapi berbagai kemungkinan risiko kehidupan.
“Kita tidak pernah tahu kapan kecelakaan terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri. Peduli terhadap diri sendiri berarti peduli terhadap keluarga. Jangan sampai ketika musibah datang, keluarga justru ikut menanggung beban ekonominya,” tegas H. Dian Surahman.
Premi Rp50 Ribu, Sejumlah Manfaat Perlindungan
Berdasarkan informasi yang disampaikan, AKDA Extra diperuntukkan bagi peserta berusia minimal 10 tahun hingga maksimal 65 tahun, dengan sejumlah manfaat sesuai syarat dan ketentuan polis.
Manfaat yang ditawarkan antara lain:
Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp20 juta.
Santunan cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp20 juta, berdasarkan persentase kecacatan dan ketentuan polis.
Biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga Rp3 juta dengan mekanisme reimbursement sesuai ketentuan.
Bantuan biaya pemakaman sebesar Rp2 juta apabila meninggal dunia bukan akibat kecelakaan atau meninggal wajar.
Bantuan akibat kebakaran rumah tinggal sebesar Rp5 juta.
Seluruh manfaat tersebut tetap mengacu pada syarat, ketentuan, risiko yang dijamin, pengecualian serta ketentuan polis yang berlaku.
Subono: Risiko Tidak Bisa Dihilangkan, Dampaknya Bisa Dipersiapkan
Perwakilan PT Asuransi Bhakti Bhayangkara, Subono, mengingatkan masyarakat bahwa kesadaran terhadap perlindungan sebaiknya dibangun sebelum risiko terjadi.
Subono yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan kepolisian dengan pangkat terakhir Kombes Pol., sebelumnya juga pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi AKDA Extra sekaligus Kepala Divisi Pemasaran AKDA dan ASHIBARA di PT Asuransi Bhakti Bhayangkara.
Menurutnya, literasi asuransi tidak semata-mata berkaitan dengan proses klaim, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami risiko dan mempersiapkan konsekuensinya.
“Risiko tidak pernah kita undang. Tetapi kita bisa mempersiapkan diri menghadapi dampaknya. Inilah pentingnya literasi dan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan,” ujar Subono.
Ia menilai produk dengan premi yang relatif terjangkau dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan budaya sadar risiko dan perlindungan finansial kepada masyarakat secara lebih luas.
ABB Kembangkan Produk untuk Masyarakat
PT Asuransi Bhakti Bhayangkara memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan lingkungan Polri. Perusahaan tersebut berdiri pada 1 Juli 1987, bertepatan dengan Hari Bhayangkara.
Dalam perkembangannya, ABB juga menyediakan berbagai produk asuransi untuk masyarakat umum, antara lain asuransi mikro, kendaraan bermotor, kebakaran, pengangkutan/kargo, rekayasa, rangka kapal dan penjaminan.
AKDA Extra merupakan salah satu produk yang menawarkan perlindungan dengan premi relatif ringan, dengan manfaat yang tetap mengikuti ketentuan polis.
FRIC Dorong Kesadaran Perlindungan
H. Dian Surahman menegaskan bahwa edukasi mengenai perlindungan bukan dimaksudkan untuk menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebaliknya, pemahaman terhadap risiko diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih siap dalam menghadapi kondisi yang tidak diinginkan.
“Kita tidak berharap kecelakaan terjadi. Kita berdoa agar selalu diberikan keselamatan. Tetapi berdoa harus dibarengi ikhtiar. Ketika risiko datang, kita harus sudah memiliki persiapan,” kata H. Dian Surahman.
FRIC berharap masyarakat semakin terbuka terhadap informasi mengenai manajemen risiko dan perlindungan finansial, serta memahami setiap produk asuransi secara cermat sebelum mengambil keputusan, termasuk mengenai manfaat, premi, persyaratan, pengecualian dan ketentuan polis.
Melalui kolaborasi edukasi bersama PT Asuransi Bhakti Bhayangkara, FRIC mendorong pesan bahwa keselamatan merupakan prioritas, kesiapan adalah kebutuhan, dan perlindungan merupakan bagian dari ikhtiar menghadapi risiko kehidupan.
(RED//TIM MEDIA FRIC)






