Sulteng Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Wagub Reny Dorong Siswa Manfaatkan Jalur Afirmasi Unhas dan Program Berani Cerdas

Palu | Krimsus86.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Afirmasi dan Kolaborasi Pendidikan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (14/7/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan tim Universitas Hasanuddin menjadi momentum strategis untuk memperluas kesempatan bagi putra-putri Sulawesi Tengah melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur afirmasi.

Berita Lainnya

Ia menjelaskan, pendaftaran jalur afirmasi khusus bagi calon mahasiswa asal Sulawesi Tengah masih dibuka hingga akhir Juli 2026. Seluruh proses seleksi akan dipusatkan di Kota Palu sehingga memberikan kemudahan akses bagi para peserta.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak Sulawesi Tengah. Saya mengajak seluruh kepala sekolah untuk segera menyampaikan informasi ini kepada para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Hasanuddin. Pelaksanaan tes di Kota Palu tentu akan sangat membantu calon mahasiswa,” ujar Reny.

Wakil Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan melalui Program Berani Cerdas. Hingga tahun 2026, program tersebut telah memberikan pembiayaan kepada hampir 50 ribu mahasiswa, meningkat signifikan dibandingkan sekitar 20 ribu penerima pada tahun sebelumnya.

Selain jumlah penerima yang terus bertambah, alokasi anggaran Program Berani Cerdas juga mengalami peningkatan dari sekitar Rp264 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp351 miliar pada tahun 2026.

Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan bukti nyata bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan Sulawesi Tengah. Tidak ada yang sulit apabila disertai kemauan dan semangat belajar. Mari kita dorong anak-anak kita menjadi sarjana, magister, doktor hingga dokter spesialis demi kemajuan daerah,” tegasnya.

Wakil Gubernur turut mengapresiasi Universitas Hasanuddin sebagai perguruan tinggi yang memiliki reputasi nasional dan telah melahirkan banyak alumni berprestasi di berbagai bidang. Ia berharap semakin banyak generasi muda Sulawesi Tengah yang dapat memanfaatkan jalur afirmasi untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.M., Subsp.Ortognat.D, memaparkan berbagai skema kerja sama peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur afirmasi daerah.

Program tersebut mencakup penerimaan mahasiswa baru pada jenjang sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis, sebagai bagian dari sinergi antara Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Sulawesi Tengah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah I Wayan Yudana, AP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Firmanza DP, S.H., M.Si., Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Rustam Aripuddin, S.Ag., M.Si., jajaran Universitas Hasanuddin, serta para kepala SMA/SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

(Nofli/Red)

Pos terkait