KUNINGAN | Krimsus86.com, 23 Juni 2026 – Polres Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengawalan dan pendampingan intensif terhadap para petani jagung di Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut dilakukan mulai dari proses penanaman, perawatan, panen hingga distribusi hasil panen ke pabrik pengolahan.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, dan Bhabinkamtibmas terlibat aktif dalam memastikan seluruh tahapan program berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.
Memasuki masa panen, personel Polres Kuningan turun langsung ke lapangan untuk memantau proses penimbangan dan penggudangan hasil panen jagung. Karung-karung berisi pipilan jagung kering diperiksa dan ditimbang secara teliti sebelum didistribusikan ke pabrik pengolahan.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, bersama anggota turut melakukan pemantauan guna memastikan proses distribusi berlangsung lancar, transparan, dan sesuai prosedur.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak tahap pembibitan, perawatan, panen hingga jagung siap didistribusikan ke pabrik. Tujuannya agar hasil panen petani terserap secara maksimal dan harga tetap stabil. Satreskrim akan terus mengawal program swasembada pangan agar petani semakin maju dan sejahtera,” ujar AKP Abdul Azis saat meninjau gudang penyimpanan hasil panen.
Program swasembada pangan yang dijalankan Polres Kuningan juga melibatkan kelompok tani binaan secara menyeluruh. Pendampingan diberikan melalui penyediaan lahan produktif, bimbingan teknis budidaya jagung yang baik dan benar, serta fasilitasi kerja sama langsung antara petani dengan pihak pabrik sebagai pembeli hasil panen.
Langkah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai praktik tengkulak yang selama ini kerap merugikan petani melalui permainan harga. Dengan adanya akses pemasaran yang lebih jelas dan pengawalan dari aparat kepolisian, petani diharapkan memperoleh harga jual yang lebih menguntungkan dan stabil.
Setelah melalui proses penimbangan dan penyimpanan, hasil panen jagung petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi bahan baku pakan ternak dan kebutuhan industri lainnya. Upaya ini tidak hanya mendukung peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program swasembada pangan secara berkelanjutan. Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri akan terus diperluas guna meningkatkan kontribusi Kabupaten Kuningan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
(Red//timmediaFric))






