Ratusan Personel Polda Sulteng Dimutasi, 116 Anggota Diperkuat untuk Polres Banggai Laut

PALU | Krimsus86.com – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Nasri, melakukan rotasi dan mutasi terhadap 229 personel di lingkungan Polda Sulawesi Tengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi, penguatan sumber daya manusia, serta optimalisasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Mutasi tersebut mencakup Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), hingga Bintara. Salah satu fokus utama kebijakan ini adalah penguatan personel pada Polres Banggai Laut yang baru dibentuk.

Berita Lainnya

Sebanyak 116 personel ditempatkan di Polres Banggai Laut guna memperkuat operasional, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Banggai Laut. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka pengukuhan pejabat di lingkungan Polresta Banggai.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, membenarkan adanya rotasi dan mutasi tersebut. Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan secara berkala untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memenuhi kebutuhan personel pada satuan kerja yang memerlukan penguatan.

“Benar, sebanyak 229 personel jajaran Polda Sulawesi Tengah dirotasi. Mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai penyegaran organisasi sekaligus pengisian personel di Polres Banggai Laut dan pengukuhan personel Polresta Banggai,” ujar Kombes Pol. Achmad Muhaimin dalam keterangan resminya.

Ia juga menjelaskan bahwa mutasi kali ini mencakup penempatan personel yang telah menyelesaikan pendidikan pengembangan, di antaranya Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma), serta Sekolah Inspektur Polisi (SIP).

Dengan bertambahnya personel, diharapkan Polres Banggai Laut dapat segera menjalankan seluruh fungsi kepolisian secara maksimal, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat.

Langkah ini juga menjadi strategi Polda Sulawesi Tengah dalam memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

(Susanto//red)

Pos terkait