Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Tenggara Aman dan Lancar

KENDARI, SULAWESI TENGGARA – Krimsus86.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara dalam kondisi aman, lancar, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai kekhawatiran yang sempat beredar mengenai potensi gangguan pasokan energi di sejumlah daerah. Berdasarkan pemantauan hingga Minggu (12/7/2026), stok BBM dan LPG di terminal penyimpanan Kendari, Kolaka, Baubau, dan Raha masih berada pada level aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

Berita Lainnya

Sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya konsumsi pasca libur sekolah, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat distribusi dengan meningkatkan frekuensi pengiriman ke berbagai titik penyalur, terutama SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa seluruh jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax, Biosolar hingga LPG 3 kilogram dan 12 kilogram, tersedia dalam jumlah yang memadai.

“Secara keseluruhan pasokan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Biosolar maupun LPG 3 kg dan 12 kg tersedia memadai. Kami tidak menemukan kendala yang menghambat jalur distribusi ke kabupaten/kota maupun pelosok desa,” ujar Lilik Hardiyanto.

Distribusi energi saat ini berjalan normal di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, meliputi Kota Kendari, Baubau, Konawe, Kolaka, Muna, Buton hingga Wakatobi. Khusus LPG subsidi 3 kilogram, penyaluran terus diawasi agar tepat sasaran bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro, sekaligus memastikan harga di pangkalan resmi tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan penimbunan yang dapat mengganggu distribusi kepada masyarakat lainnya.

Selain itu, Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara, aparat kepolisian, serta pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan distribusi di lapangan. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran harga maupun penyaluran melalui kanal resmi Pertamina atau instansi terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak terdapat laporan resmi mengenai kelangkaan maupun penghentian pasokan BBM dan LPG di wilayah Sulawesi Tenggara. Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan energi guna mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Keterangan Foto:

Petugas SPBU melayani pengisian BBM kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya Pertamina menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Pewarta: Risal Sultra

Editor: Redaksi Krimsus86.com

Pos terkait