ACEH SELATAN | KRIMSUS86.COM – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) 115/Macan Leuser dalam rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiap Ops) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 115/ML, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan Pangdam IM beserta rombongan disambut langsung oleh Danyonif 115/ML Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli, para perwira staf, serta seluruh prajurit Macan Leuser.
Dalam arahannya, Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa pemeriksaan kesiapan operasi merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilaksanakan sebelum satuan diberangkatkan ke daerah operasi.
“Pemeriksaan kesiapan operasi bertujuan untuk memastikan seluruh personel, materiil, administrasi, logistik, kesehatan, komunikasi, maupun aspek pendukung lainnya telah siap secara optimal, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berhasil sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Pangdam IM.
Pangdam IM menegaskan, penugasan sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Statis di Provinsi Papua merupakan amanah negara yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme.
Kehadiran Satgas, lanjutnya, tidak hanya bertujuan menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat, membantu pemerintah daerah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Perkembangan situasi di wilayah Papua masih memiliki dinamika yang memerlukan kewaspadaan tinggi. Oleh karena itu, setiap prajurit harus memahami karakteristik daerah penugasan, mengenali potensi ancaman, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Pangdam IM juga mengingatkan seluruh prajurit agar memegang teguh aturan pelibatan, mengutamakan langkah persuasif dan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga kedaulatan negara.
Selain itu, seluruh prajurit diminta senantiasa menjaga nama baik TNI Angkatan Darat dan Kodam Iskandar Muda dengan membangun komunikasi yang baik bersama masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, aparat pemerintah, serta seluruh komponen masyarakat di daerah penugasan.
“Jadilah prajurit yang dicintai rakyat melalui sikap yang santun, disiplin, serta kepedulian terhadap kesulitan masyarakat di daerah penugasan,” pesan Pangdam IM.
Kepada para pejabat yang melaksanakan pemeriksaan, Pangdam IM menekankan agar kegiatan Riksiap Ops dilaksanakan secara objektif, teliti, dan menyeluruh. Setiap kekurangan yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat pelaksanaan tugas di daerah operasi.
Sebelum mengakhiri arahannya, Pangdam IM memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh prajurit, yaitu:
Melaksanakan kesiapan operasi secara cermat, teliti, dan objektif.
Melaksanakan latihan pratugas terpusat dengan baik dan penuh semangat guna meningkatkan kemampuan teknis, taktis, serta fisik prajurit dalam pelaksanaan tugas operasi.
Memastikan seluruh personel dan materiil dalam kondisi siap operasi.
Memegang teguh disiplin, loyalitas, dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Mempedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam pelaksanaan tugas operasi.
Membangun dan memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu kunci keberhasilan penugasan.
Pangdam IM berharap Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/Macan Leuser dapat melaksanakan tugas negara dengan aman, lancar, dan berhasil, serta kembali ke satuan dalam keadaan lengkap dengan membawa prestasi yang membanggakan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asrendam Iskandar Muda, para Asisten Kasdam Iskandar Muda, para Kabalakdam Iskandar Muda, Danrem 012/TU, Dandim 0107/Aceh Selatan, serta seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/Macan Leuser.
(TIM MEDIA FRIC)






