BANGGAI LAUT | Krimsus86.com Pemerintah Kabupaten Banggai Laut melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Konsultasi Publik Rencana Aksi Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal Kabupaten Banggai Laut Tahun 2025–2029, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Banggai Laut tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan arah kebijakan pembangunan pangan dan gizi daerah. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi berbagai potensi sumber daya lokal guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Konsultasi publik dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Saiful U. Usuria, S.E., M.Si. Turut hadir Asisten II Sekretariat Daerah, staf khusus Bupati, Sekretaris Bapperida beserta jajaran dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan, saran, serta rekomendasi dari berbagai pihak. Dengan demikian, Rencana Aksi Pangan dan Gizi yang disusun diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik potensi daerah.
Kabupaten Banggai Laut memiliki sumber daya lokal yang cukup beragam, antara lain dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta berbagai sumber pangan lokal lainnya. Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.
Kebijakan pangan dan gizi ke depan tidak hanya dititikberatkan pada aspek ketersediaan pangan, tetapi juga mencakup keterjangkauan, kualitas konsumsi, keamanan pangan, serta peningkatan status gizi masyarakat.
Melalui Rencana Aksi Pangan dan Gizi Tahun 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Banggai Laut diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor. Kolaborasi tersebut penting agar berbagai program pangan dan gizi dapat berjalan secara terpadu serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain memenuhi kebutuhan pangan, pengembangan sumber pangan lokal juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi pangan daerah dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan sekaligus mendukung pola konsumsi yang lebih beragam dan bergizi.
Konsultasi publik ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Laut bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem pangan yang mandiri, berkelanjutan, aman, dan berbasis pada potensi daerah.
Seluruh masukan yang diperoleh dalam forum tersebut selanjutnya diharapkan menjadi bahan penyempurnaan Rencana Aksi Pangan dan Gizi Kabupaten Banggai Laut Tahun 2025–2029. Dokumen tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan program pembangunan pangan dan gizi di Kabupaten Banggai Laut.
(Susanto//red)






