SIBOLGA, Krimsus86.com — Kinerja pelayanan dan operasional petikemas di Pelabuhan Sibolga menunjukkan capaian positif sepanjang tahun 2026. Peningkatan tersebut tercermin dari realisasi arus petikemas yang mencapai 1.491 TEUs, atau tumbuh sebesar 53 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 971 TEUs.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan melalui Pelabuhan Sibolga, sekaligus memperkuat peran strategis pelabuhan dalam mendukung konektivitas wilayah pantai barat Sumatera Utara.
Branch Manager Pelabuhan Sibolga, Muhammad Ikhlas, mengatakan peningkatan kinerja petikemas tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan, optimalisasi fasilitas dan peralatan bongkar muat, serta koordinasi yang semakin baik antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan efisien. Capaian kinerja petikemas ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Pelabuhan Sibolga,” ujar Muhammad Ikhlas, Minggu (31/8/2026).
Menurutnya, peningkatan kinerja tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi rantai logistik, khususnya bagi para pelaku usaha di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, serta kawasan hinterland lainnya yang memanfaatkan Pelabuhan Sibolga sebagai salah satu pintu keluar dan masuk barang.
Ke depan, Pelabuhan Sibolga akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut. Upaya tersebut di antaranya melalui optimalisasi fasilitas pelayanan petikemas, peningkatan produktivitas operasional, penguatan koordinasi dengan para pengguna jasa, serta penerapan layanan yang semakin terdigitalisasi.
Muhammad Ikhlas menegaskan bahwa peningkatan volume arus petikemas harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional.
“Target kami bukan hanya meningkatkan volume, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan. Dengan demikian, Pelabuhan Sibolga dapat semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Dengan kinerja pelayanan dan operasional yang terus berkembang, Pelabuhan Sibolga diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai simpul konektivitas dan distribusi logistik di wilayah pantai barat Sumatera Utara.
Pertumbuhan arus petikemas tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Sibolga dan wilayah hinterland di sekitarnya.
(Arzaq Khair)






