Kapolda NTB Turun Tangan Atasi Krisis Air Gili Trawangan, Keran Distribusi Air PT TCN Kembali Dibuka

LOMBOK UTARA, KRIMSUS86.COM — Krisis ketersediaan air bersih yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat perhatian serius dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB).

Upaya penanganan dilakukan melalui koordinasi intensif antara jajaran kepolisian dan pihak-pihak terkait guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat serta keberlangsungan aktivitas pariwisata di kawasan Gili Trawangan tetap terpenuhi.

Berita Lainnya

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menyampaikan bahwa hasil koordinasi tersebut membuahkan langkah konkret dengan kembali dibukanya keran operasional PT TCN.

“Hasil nyata dari koordinasi intensif ini adalah dibukanya kembali keran operasional PT TCN pada pukul 18.00 WITA. Kini pasokan air bersih bertahap kembali mengalir ke rumah-rumah warga dan kawasan industri pariwisata,” ujar Mohammad Kholid.

Sebelumnya, kelangkaan air bersih dilaporkan mulai mengancam operasional sejumlah hotel dan resort di Gili Trawangan. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu kegiatan usaha pariwisata yang menjadi salah satu sektor penting bagi perekonomian daerah.

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan sektor pariwisata. Karena itu, langkah koordinasi dan pembukaan kembali distribusi air diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi secara bertahap.

Polda NTB diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap proses distribusi agar pasokan air dapat berjalan secara optimal serta kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata dapat terlayani.

Penanganan persoalan air bersih tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan wisata Gili Trawangan.

Dengan kembali dibukanya keran operasional PT TCN, pasokan air bersih diharapkan dapat berangsur normal. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pengelola layanan air, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan tetap mengedepankan koordinasi dan kepentingan masyarakat dalam memastikan keberlanjutan layanan air bersih.

(RED//TIM MEDIA FRIC)

Pos terkait