MUSI BANYUASIN, JIRAK JAYA | Krimsus86.com — Kebakaran yang melanda gudang/gedung pupuk milik PT MAS di wilayah Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut. Meski api telah berhasil dipadamkan, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kapolsek Sungai Keruh Iptu Mustaqim Hadi, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim IPDA Pantri Musgantara, S.H., M.Si., mengatakan bahwa Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Selatan telah turun langsung ke lokasi kejadian pada Jumat, 21 Agustus 2026.
“Pihak Labfor dari Polda sudah datang. Sampel yang terbakar sudah dibawa, tinggal menunggu hasil dari Labfor Polda Sumsel,” ujar IPDA Pantri kepada awak media Krimsus86.com melalui pesan WhatsApp.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu kepolisian mengungkap penyebab kebakaran berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan secara ilmiah.
Polisi Tidak Ingin Berspekulasi
Kepolisian belum menyimpulkan penyebab kebakaran, termasuk mengenai dugaan adanya unsur kesengajaan. Seluruh kemungkinan masih dalam proses pendalaman dan harus menunggu hasil pemeriksaan serta penyelidikan.
Sejumlah hal menjadi perhatian dalam pemeriksaan, antara lain titik awal munculnya api, objek yang pertama kali terbakar, kemungkinan sumber pemicu, kondisi instalasi maupun sistem pengamanan kebakaran, serta kerusakan yang ditimbulkan.
Informasi awal yang beredar juga menyebutkan adanya satu unit kendaraan yang diduga ikut terdampak kebakaran. Namun informasi tersebut masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan di lapangan dan keterangan resmi pihak terkait.
Krimsus86.com menegaskan bahwa informasi awal tersebut tidak ditempatkan sebagai fakta final sebelum terdapat bukti atau keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tim Labfor Diharapkan Ungkap Penyebab Kebakaran
Turunnya Tim Labfor Polda Sumsel menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Hasil pemeriksaan forensik diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sumber dan penyebab kebakaran.
Apakah kebakaran terjadi akibat gangguan teknis, korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya, seluruhnya masih menunggu hasil pemeriksaan.
Karena itu, berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat tidak sepatutnya dijadikan kesimpulan sebelum penyidik memperoleh bukti yang cukup.
PT MAS Diberikan Ruang Klarifikasi
Dalam proses konfirmasi, awak media juga telah menghubungi Askep PT MAS, Firdaus, untuk meminta penjelasan terkait peristiwa kebakaran tersebut.
Respons dari pihak perusahaan menjadi bagian dari proses konfirmasi dan pemberitaan. Krimsus86.com tetap memberikan ruang kepada PT MAS untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab sesuai ketentuan jurnalistik.
Media tidak menyatakan PT MAS bersalah, tidak menyimpulkan adanya kelalaian, dan tidak menetapkan penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan Labfor keluar.
Menunggu Fakta dan Hasil Pemeriksaan
Kebakaran telah berhasil dipadamkan. Namun, penyelidikan mengenai penyebabnya masih berlangsung.
Publik tentu berharap kepolisian dapat menyampaikan hasil pemeriksaan secara transparan setelah seluruh proses penyelidikan selesai.
Apabila hasil Labfor menunjukkan penyebab tertentu, informasi tersebut diharapkan dapat disampaikan berdasarkan bukti. Sebaliknya, apabila penyebab belum dapat dipastikan, masyarakat juga berhak mengetahui bahwa proses penyelidikan masih berjalan.
Krimsus86.com akan terus mengikuti perkembangan perkara tersebut dan mengedepankan prinsip pemberitaan yang berimbang, akurat, faktual, serta tidak menghakimi pihak mana pun sebelum adanya bukti dan keterangan resmi.
Api telah padam, tetapi penyebabnya masih menunggu jawaban dari fakta dan hasil pemeriksaan.
(Enis//red)






