HALMAHERA SELATAN — KRIMSUS86.COM — Minggu, 13 September 2026. Gabungan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Provinsi Maluku Utara menggelar aksi kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Palestina yang terdampak konflik dan situasi kemanusiaan.
Aksi yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIT tersebut dipusatkan di Kabupaten Halmahera Selatan dan diikuti sejumlah LDK dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pesan kemanusiaan sekaligus mengajak masyarakat agar tetap memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat sipil Palestina serta mendukung upaya perdamaian dan perlindungan terhadap warga terdampak konflik.
Ketua PUSKOMDA Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Maluku Utara sekaligus penanggung jawab kegiatan, Farhan Antolongo, S.H., berharap masyarakat, khususnya warga Halmahera Selatan, dapat terus memberikan dukungan moral dan doa bagi masyarakat Palestina.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Halmahera Selatan, agar selalu memberikan dukungan maupun doa kepada Palestina. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai sesama manusia,” ujar Farhan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Universitas Nurul Hasan (UNSAN) Bacan dipercaya sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) sekaligus menjadi tuan rumah pelaksanaan aksi.
Ketua UKMI UNSAN Bacan, Ansar, bersama para mahasiswa dan peserta aksi turut mengawal jalannya kegiatan agar berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan kemanusiaan yang diusung.
Para peserta juga menyampaikan pesan solidaritas serta mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan persoalan kemanusiaan yang dialami masyarakat sipil Palestina. Kepedulian tersebut, menurut peserta, merupakan bagian dari nilai kemanusiaan universal yang perlu terus dijaga.
Gabungan LDK se-Maluku Utara menilai mahasiswa memiliki peran sosial selain menjalankan fungsi akademik. Mahasiswa diharapkan mampu mengambil bagian dalam menyuarakan kepedulian terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Aksi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, kebersamaan, dan sinergi antarmahasiswa serta organisasi dakwah kampus di Maluku Utara. Perbedaan perguruan tinggi dan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menyuarakan nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian.
Para peserta berharap aksi solidaritas yang digelar di Halmahera Selatan tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan kepedulian kemanusiaan yang lebih luas. Mereka juga mendorong masyarakat untuk terus memberikan perhatian terhadap upaya perdamaian dan perlindungan masyarakat sipil yang terdampak konflik.
Kegiatan ditutup dengan pesan agar semangat kepedulian terhadap sesama terus dipelihara. Gabungan LDK se-Maluku Utara menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak dibatasi oleh jarak, wilayah, maupun batas negara.
(Pewarta: Sarjan Taib)






