TAPTENG, KRIMSUS86.COM — Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diperkirakan berusia tiga bulan pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat bernama Umak Jelli Nainggolan (40) ketika berada di pinggir jalan raya di lingkungan tersebut. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi terbalut kain panjang yang basah.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera melaporkan temuannya kepada Kepala Lingkungan IV, Sion Tambunan. Bayi kemudian dievakuasi ke Kantor Kelurahan Sipange untuk mendapatkan penanganan awal, dibersihkan, serta diberikan pakaian yang layak.
Pihak kelurahan selanjutnya meneruskan informasi penemuan bayi tersebut kepada aparat kepolisian guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
POLISI BERKOORDINASI DENGAN INSTANSI TERKAIT
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Pandan turun ke lokasi untuk memastikan kondisi bayi sekaligus berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah terkait.
Demi memastikan kondisi kesehatan bayi, pihak kepolisian bersama instansi terkait kemudian membawa bayi tersebut ke RSUD Pandan untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSUD Pandan, dr. Amy Manurung menyampaikan bahwa bayi tersebut tercatat pernah menjalani perawatan medis di RSUD Pandan pada 2 Oktober 2026 dengan nama pasien berinisial PAT.
Informasi tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara pihak rumah sakit, kepolisian, dan instansi terkait dalam proses penanganan lebih lanjut.
PENANGANAN BERLANJUT SESUAI PROSEDUR
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama dinas terkait dan pihak rumah sakit terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan bayi berjalan sesuai prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku.
Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan, keselamatan, serta perlindungan bayi tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian bersama, mengingat bayi merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Pihak berwenang diharapkan dapat menindaklanjuti temuan ini secara menyeluruh dengan mengedepankan keselamatan dan kepentingan terbaik bagi anak.
Pewarta: Arzaq Khair
Redaksi: KRIMSUS86.COM






