Suasana haru menyelimuti halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 40 Indramayu,
Selasa, (21 – Oktober – 2025).
Krimsus86.com – Indramayu Jawbarat – Seorang ayah bernama Nurita (46) tak kuasa menahan air mata saat memeluk putrinya, Meri Mira Visilmi Kaffah (9), yang kini menempuh pendidikan di sekolah rakyat tersebut.
“Semoga anak saya jadi orang sukses,” ucap Nurita penuh harap saat ditemui di sela-sela kunjungannya di SRT 40 Indramayu yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Indramayu.
Nurita yang datang jauh-jauh dari Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, mengaku sangat merindukan buah hatinya tersebut.
Ini merupakan kunjungan keduanya sejak sang anak mulai bersekolah di SRT 40 sekitar sebulan lalu.
Kali ini, ia juga mengajak istri, anak pertama, dan anak bungsunya untuk melepas rindu sekaligus mengecek kondisi Meri di sekolah.
Meski berat berpisah, Nurita mengaku merasa tenang karena putrinya terlihat bahagia dan nyaman di sekolah rakyat.
Apalagi dari pihak sekolah juga memberikan pelayanan terbaik.
“Katanya di sini teman-temannya baik, makanannya enak, jadi anak saya juga betah. Malah dia sendiri yang minta sekolah di sini,” ujar Nurita.
Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberi pendidikan gratis, tapi juga membentuk kedekatan emosional antara anak dan orang tua meski terpisah oleh jarak.
Saat bertemu, Meri langsung salim dan memeluk orang tuanya, hal yang jarang dilakukan anaknya tersebut ketika ada di rumah.
Matanya pun langsung berkaca-kaca ketika menceritakan momen haru tersebut.
“Dulu mah ya begitu, tapi sekarang kalau ketemu salim terus meluk, jadi malah bikin ada kedekatan dengan keluarga,” ucap Nurita.
Meri sendiri sebelumnya bersekolah di SD swasta di dekat rumah dan tidak sampai putus sekolah.
Namun, karena faktor ekonomi dan ketidaknyamanan anak di sekolah lama, ia memutuskan memindahkan Meri ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu.
Sebagai sopir ambulans dengan status honorer, Nurita mengaku tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan anaknya secara penuh.
Karena itu, ia bersyukur ada sekolah rakyat yang menanggung semua kebutuhan anaknya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
Sumber: Krimsus86.com
( Wardono hs.s.e )
Korwil Jawabarat






