Kecelakaan Beruntun Libatkan Lima Kendaraan di Lampung Tengah, Dua Orang Tewas dan Tiga Luka Berat

LAMPUNG TENGAH — KRIMSUS86.COM — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Kampung Ketiau, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis (15/10/2026) pukul 07.55 WIB. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat.

Kasat Lantas Polres Lampung Tengah, Iptu Muhammad Hadi, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (16/10/2026).

Berita Lainnya

“Benar, laka lantas terjadi Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 07.55 WIB. Melibatkan lima kendaraan, yakni tiga sepeda motor, satu truk, dan satu mobil Honda Brio,” ujar Iptu Muhammad Hadi.

Kronologi Kecelakaan Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, kecelakaan bermula ketika dua sepeda motor, masing-masing Honda Vario dan Yamaha Vixion, melaju searah di jalan tersebut.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Yamaha Vixion berupaya mendahului sebuah truk yang melaju di jalur yang sama. Namun, karena jarak antarkendaraan terlalu dekat dan ruang gerak terbatas, kedua sepeda motor tersebut bersenggolan hingga pengendaranya kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan.

Nahas, kedua pengendara yang terjatuh kemudian terlindas truk dan mobil Honda Brio yang melaju di belakangnya. Kendaraan tersebut diduga tidak sempat menghindari korban yang sudah terjatuh.

Di tengah rangkaian kejadian tersebut, satu sepeda motor lainnya yang melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Jaya turut menghantam sepeda motor Yamaha Vixion yang tergeletak di jalan.

Akibat rangkaian benturan tersebut, dua pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Akibat rangkaian benturan dan lindasan itu, fatalitas tidak terhindarkan. Pengendara Vario dan Vixion meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Hadi.

Identitas Korban Pihak kepolisian menyebutkan bahwa dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial HS dan LS, yang merupakan warga di sekitar wilayah Lampung Tengah.

Sementara itu, tiga korban lainnya yang mengalami luka berat berinisial AW, MF, dan DP. Ketiganya telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Hingga saat ini, Satlantas Polres Lampung Tengah telah melakukan olah TKP, penyelidikan, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mengetahui secara lengkap penyebab dan rangkaian kecelakaan tersebut.

Polisi Petakan Titik Rawan Kecelakaan Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Lampung Tengah berencana melakukan pemetaan ulang terhadap titik-titik rawan kecelakaan atau black spot bersama lima pilar keselamatan lalu lintas.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Iptu Muhammad Hadi juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman antarkendaraan, serta memastikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului.

“Kami imbau masyarakat selalu berhati-hati, patuhi aturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan saat berkendara,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa kelalaian sekecil apa pun dan manuver yang tidak memperhitungkan jarak aman dapat berakibat fatal. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan sikap saling menghormati di jalan merupakan hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

Penulis: DJODI SISWANTO

Editor: Divisi Humas Redaksi Pusat

KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait