Polsek Kao Bagikan 430 Masker kepada Masyarakat, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla

HALMAHERA UTARA, KRIMSUS86.COM – Dalam upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Polsek Kao bersama petugas Puskesmas Kao membagikan ratusan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kao, Ipda Iskandar A. Tjiuda, bersama personel Polsek Kao dan lima orang pegawai Puskesmas Kao.

Berita Lainnya

Pembagian masker dilaksanakan di dua lokasi, yakni di depan Markas Komando (Mako) Polsek Kao dan kawasan Pasar Kao. Sebanyak 430 masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai langkah perlindungan awal terhadap paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan

Selain membagikan masker, personel Polsek Kao juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama kondisi kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Halmahera Utara.

Kepada para pengguna kendaraan, petugas mengimbau agar mengurangi kecepatan berkendara serta menyalakan lampu kendaraan karena jarak pandang dapat terganggu akibat asap. Pengendara sepeda motor juga diingatkan untuk selalu menggunakan helm demi keselamatan selama perjalanan.

Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak turut diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko paparan asap, khususnya yang dapat memicu gangguan infeksi saluran pernapasan.

Petugas juga menegaskan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

Kabut Asap Berpotensi Mengganggu Kesehatan

Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Utara memiliki risiko kebakaran hutan, kebun, dan lahan masyarakat. Kebakaran tersebut dapat menimbulkan kabut asap yang menyebar hingga ke kawasan permukiman penduduk.

Paparan kabut asap mengandung partikel halus dan zat pencemar yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, serta iritasi pada mata dan tenggorokan.

Kelompok masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi balita, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta orang-orang yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga dapat menghambat aktivitas masyarakat, mengganggu proses belajar mengajar, serta membahayakan pengguna jalan akibat terbatasnya jarak pandang.

Karena itu, penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan ketika kondisi asap memburuk menjadi langkah pencegahan yang perlu diperhatikan masyarakat.

Wujud Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polsek Kao bersama petugas kesehatan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri sekaligus pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Keterlibatan petugas Puskesmas Kao juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak pencemaran udara.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran.

Kegiatan pembagian masker tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIT. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Kao semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap serta meningkatkan kepedulian bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pewarta: Irwan Asul

KRIMSUS86.COM

Pos terkait