PULAU BANYAK, ACEH SINGKIL, KRIMSUS86.COM — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar Konferensi XXIII PGRI Tahun 2026 pada Sabtu (10/10/2026), bertempat di Gedung Pemuda Kecamatan Pulau Banyak. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan menuju Indonesia Emas.
Konferensi yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” tersebut dihadiri jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil, unsur Muspika, para sesepuh PGRI, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Profesor Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional dan ekonom yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil, menyampaikan harapan agar PGRI semakin berkembang menjadi organisasi profesi yang kuat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan.
Menurutnya, PGRI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan guru, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta mendorong prestasi peserta didik di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
“PGRI Aceh Singkil ke depan diharapkan menjadi ikon organisasi profesi yang andal dan berdaya guna bagi kemajuan pendidikan, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Organisasi harus mampu memperjuangkan kesejahteraan guru sekaligus mendorong peningkatan prestasi pendidik dan peserta didik melalui kerja sama, dukungan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online di sela-sela kegiatan konferensi.
Ia menegaskan, kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja satu pihak. Diperlukan komitmen bersama antara organisasi profesi guru, pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat, ia berharap Kabupaten Aceh Singkil mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi salah satu daerah percontohan bagi kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Aceh.
KETUA DEWAN PAKAR DORONG PGRI MENJADI ORGANISASI PROFESI YANG KUAT
Prof. Dr. Sutan Nasomal menilai, transformasi organisasi PGRI harus diwujudkan melalui program kerja yang terarah, kepemimpinan yang amanah, serta keberpihakan terhadap kepentingan guru dan peserta didik.
Ia berharap kepengurusan PGRI, baik di tingkat kabupaten maupun cabang, mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan, unsur Muspika, para sesepuh PGRI, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Menurutnya, organisasi yang kuat bukan hanya ditentukan oleh kepemimpinan, melainkan juga oleh kesediaan seluruh anggotanya untuk bekerja sama, menjaga persatuan, dan menjalankan tanggung jawab secara konsisten.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan inovasi pembelajaran, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman.
“Pendidikan harus terus bergerak maju. Guru perlu mendapatkan dukungan agar mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, memiliki keterampilan, dan siap menghadapi masa depan. PGRI harus hadir sebagai rumah perjuangan, rumah inspirasi, sekaligus wadah untuk memperkuat persaudaraan para pendidik,” tegasnya.
KETUA PANITIA: KEBERHASILAN KONFERENSI BERKAT KEBERSAMAAN
Ketua Panitia Pelaksana Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak, Zasruddin, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Pulau Banyak atas izin penggunaan Gedung Pemuda sebagai lokasi pelaksanaan konferensi.
Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil, para sesepuh PGRI, unsur pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah memberikan dukungan.
Menurut Zasruddin, keberhasilan penyelenggaraan konferensi merupakan hasil kerja sama, gotong royong, dan kepedulian seluruh keluarga besar PGRI.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terpelihara, tidak hanya selama kegiatan konferensi, tetapi juga dalam pelaksanaan program-program organisasi pada masa mendatang.
BENNY SAPRIMA BERHARAP PROGRAM PGRI DILANJUTKAN
Sementara itu, Benny Saprima, S.Pd.I., selaku Ketua PGRI Cabang Pulau Banyak periode 2020–2025, berharap kepengurusan berikutnya dapat melanjutkan program-program yang belum terlaksana dan memperkuat sinergi antaranggota.
Ia menilai kekompakan organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Pulau Banyak agar mampu berkembang sejajar dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Aceh Singkil.
Selain peningkatan mutu pendidikan, Benny juga berharap PGRI terus memperjuangkan kesejahteraan guru, khususnya aspirasi mengenai tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di daerah terpencil sesuai ketentuan yang berlaku.
“PGRI harus tetap solid dan bersinergi. Kepengurusan berikutnya diharapkan mampu meneruskan program yang belum terlaksana, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru,” harapnya.
KETUA PGRI KABUPATEN: KONFERENSI MENENTUKAN ARAH PERJUANGAN ORGANISASI
Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak.
Ia menjelaskan bahwa konferensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PGRI di Kabupaten Aceh Singkil. Sebelumnya, konferensi telah dilaksanakan di PGRI Cabang Pulau Banyak Barat, Singkohor, dan Singkil.
Menurut Zainal, konferensi bukan sekadar agenda pemilihan ketua dan pembentukan kepengurusan baru, melainkan kesempatan untuk menentukan arah perjuangan organisasi dalam meningkatkan martabat profesi guru, mengembangkan kompetensi pendidik, dan mendorong kemajuan pendidikan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Konferensi bukan sekadar memilih ketua, tetapi memilih arah perjuangan organisasi kita,” ungkap Zainal.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi persaudaraan dalam setiap proses pengambilan keputusan. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam organisasi dan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menjaga persatuan.
“Kepada siapa pun yang terpilih, saya ucapkan selamat menjalankan amanah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani. Bagi yang belum terpilih, jangan berkecil hati. Di PGRI, kita bukan lawan, melainkan keluarga,” ujarnya.
Zainal juga mengajak seluruh anggota menjadikan PGRI sebagai rumah inspirasi dan organisasi perjuangan yang memiliki kesamaan visi dalam memajukan pendidikan.
“Organisasi yang kuat bukan hanya karena ketuanya hebat, tetapi karena seluruh anggotanya kompak dan mau bergerak bersama. Mari rapatkan barisan, satukan langkah, dan besarkan PGRI demi kemajuan guru dan pendidikan,” tambahnya.
PEMERINTAH KECAMATAN SIAP BERSINERGI MEMAJUKAN PENDIDIKAN
Sambutan sekaligus pembukaan resmi konferensi disampaikan oleh Ferdi Irawan, S.E., yang mewakili Camat Pulau Banyak.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran PGRI sebagai organisasi profesi yang menjadi wadah perjuangan para pendidik sekaligus sarana pengembangan pengetahuan, kompetensi, dan inovasi pendidikan.
Ia berharap PGRI terus mengambil peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
Pemerintah Kecamatan Pulau Banyak, lanjutnya, siap mendukung dan berkolaborasi dengan PGRI serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi? Mari bersama-sama membangun pendidikan agar anak-anak kita mampu meraih prestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkap Ferdi saat membuka konferensi secara resmi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Purwanti Ginting, S.Pd.Gr.; Wakil Bendahara Ervinna Siahaan, S.Pd.Gr.; Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Meti Herawati, S.Pd.Gr.; serta Nuris, S.Pd., selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Olahraga/Prestasi.
Hadir pula perwakilan unsur Muspika, termasuk unsur kepolisian dan TNI, Syahbandar, DANPOSAL, KUA Kecamatan Pulau Banyak, serta para sesepuh PGRI, di antaranya Hj. Wirna, S.Pd.I., dan Yusridah B., S.Pd.
DEWAN PAKAR DAN TOKOH PENDIDIKAN MENJADI KEKUATAN PGRI ACEH SINGKIL
Dalam keterangannya, Prof. Dr. Sutan Nasomal juga menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan para tokoh yang memberikan dukungan moral, pemikiran, dan semangat bagi perkembangan organisasi PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
Ia menyebut Hj. Habibahtussania Safriadi Oyon, S.H., yang dikenal sebagai Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil, serta Amela, S.Pd., sebagai bagian dari sosok perempuan yang diharapkan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi dan dunia pendidikan.
Selain itu, terdapat sejumlah nama yang disebut dalam jajaran Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil, yakni Ranto, S.E.; Putri Zuliana, S.Pd.; Syam’um, S.T., M.PI.; Miswar, S.Pd.; H. Nurdin Berutu, S.Pd.; Sangap Sitepu, S.Pd.; dan Sugiarto, M.Pd.
Prof. Dr. Sutan Nasomal juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan melalui kapasitas dan pengalamannya di bidang hukum dan ekonomi bagi penguatan organisasi, termasuk melalui pendampingan dan advokasi yang sesuai dengan kewenangan serta ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, keberadaan tokoh pendidikan, akademisi, praktisi hukum, dan para sesepuh merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat perjuangan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan guru.
TRANSFORMASI PGRI MENUJU INDONESIA EMAS
Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak diharapkan menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan para guru serta tantangan dunia pendidikan.
Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, konferensi ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membangun organisasi yang demokratis, memperjuangkan kesejahteraan guru, meningkatkan profesionalisme pendidik, dan memperluas kerja sama dengan pemerintah serta masyarakat.
Prof. Dr. Sutan Nasomal berharap PGRI Kabupaten Aceh Singkil dapat terus mengembangkan program-program yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi peserta didik.
Ia juga berharap para guru memperoleh dukungan yang memadai untuk meningkatkan kualitas pengajaran, sementara para siswa mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan mereka.
“PGRI Aceh Singkil harus mampu menjadi ikon pendidikan yang terus bergerak, berinovasi, dan memberikan kebanggaan bagi para pendidik. Kita ingin guru merasa dihargai, peserta didik mendapatkan pendidikan terbaik, dan orang tua merasakan kebahagiaan ketika anak-anaknya meraih prestasi serta memiliki masa depan yang cerah,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa solidaritas, integritas, profesionalisme, dan pengabdian harus menjadi landasan utama dalam setiap langkah organisasi.
Menurutnya, pendidikan yang maju memerlukan guru yang berkualitas, organisasi profesi yang kuat, serta dukungan pemerintah dan masyarakat yang berkesinambungan.
Menutup keterangannya, Prof. Dr. Sutan Nasomal menyampaikan harapan agar seluruh keluarga besar PGRI terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat pengabdian bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
“Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas, integritas, dan pengabdian untuk pendidikan Indonesia. Semoga Kabupaten Aceh Singkil mampu menjadi daerah yang membanggakan dalam melahirkan pendidik berkualitas dan peserta didik berprestasi, sehingga generasi penerus bangsa dapat meraih masa depan yang cerah dan gemilang. Insyaallah, Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tutupnya.
Dengan semangat Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas, seluruh keluarga besar PGRI diharapkan terus bersinergi, memperkuat solidaritas, dan memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing di Kabupaten Aceh Singkil.
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya.






