TERNATE — KRIMSUS86.COM — Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tahun 2026 melalui upacara yang digelar di Lapangan Makorem 152/Baabullah, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara, Senin (5/10/2026).
Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.15 WIT tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Slamet Hariyadi, Kabinda Maluku Utara Brigjen TNI R. Moch Iskandarmanto, S.E., M.M., Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arh Hendra Roza, S.I.P., serta Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Ristanto Putro, S.M., M.Tr.Opsla., CHRMP.
Turut hadir Danpos Ternate yang mewakili Danlanud Leo Wattimena Morotai Kapten Tum Iswahyudi, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Roberthus Melchisedek Tacoy, Kepala BNN Provinsi Maluku Utara Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K., Kepala Kantor DPD RI Provinsi Maluku Utara Dedi Suranto, S.Sos., M.M., Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si., Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani, S.E., M.M., perwakilan Pertamina Jambula Moch Ridwan, serta perwakilan Sultan Tidore Letnan Ngofa Hi. Ade Dano.
Upacara juga diikuti para pejabat utama Korem 152/Baabullah, para Komandan Satuan dan Kepala Balak jajaran Korem 152/Baabullah, serta pasukan upacara yang terdiri atas unsur Perwira, Bintara, Tamtama TNI AD, TNI AL, Komponen Cadangan (Komcad), dan PNS TNI. Sekitar 150 tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Panglima TNI Tekankan Kepercayaan Rakyat sebagai Amanah
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem 152/Baabullah, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI di seluruh Indonesia atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan buah dari pengabdian yang selama ini diberikan. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran TNI.
Penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan, menurut amanat tersebut, harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme setiap prajurit sesuai bidang tugas masing-masing.
“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul.”
Panglima TNI juga mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama.
Prajurit TNI Diminta Pegang Teguh Nilai PRIMA
Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Dalam menjalankan tugas pengabdian, seluruh prajurit dan ASN TNI diminta menjadikan PRIMA sebagai budaya dalam setiap pelaksanaan tugas.
PRIMA merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Profesional diwujudkan dengan menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, serta melaksanakan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Responsif berarti senantiasa peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan.
Sementara Modern diwujudkan melalui penguasaan alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat digunakan secara optimal dan terintegrasi untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Adapun Adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.
Panglima TNI menekankan agar kelima nilai tersebut dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
Teguhkan Pengabdian untuk Keutuhan NKRI
Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.
Lebih dari sekadar seremoni, peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian, soliditas, profesionalisme, serta komitmen TNI dalam menjaga keutuhan wilayah, keamanan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat” diharapkan terus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga TNI senantiasa hadir bersama masyarakat dalam menjaga persatuan serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
(Penrem 152/Baabullah)
(Mirwan Taher//Tim)






