MENSUNG, KRIMSUS86.COM — Dugaan ketidaktepatan sasaran penggunaan barcode pembelian solar bersubsidi bagi petani dan nelayan mencuat di salah satu SPBU di wilayah Mensung. Persoalan tersebut menjadi perhatian setelah adanya keluhan terkait dugaan penggunaan barcode oleh pihak yang disebut sebagai pengumpul dan calo.
Pada Rabu, 30 September 2026, tim media KRIMSUS86.COM melakukan peninjauan ke salah satu SPBU di Mensung. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat keluhan mengenai penggunaan barcode yang diperuntukkan bagi petani dan nelayan, namun diduga digunakan oleh pihak lain untuk memperoleh solar bersubsidi.
Pihak manajemen SPBU Mensung disebut sempat terlibat perdebatan dengan sejumlah pengumpul atau calo terkait penggunaan barcode tersebut. Manajemen juga dikabarkan mempertanyakan munculnya barcode yang diduga digunakan oleh pihak yang bukan penerima manfaat sebagaimana peruntukannya.
Sejumlah petani dan nelayan yang ditemui di lapangan mengaku keberatan dengan kondisi tersebut. Salah seorang petani yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa dirinya selama ini kerap berhadapan dengan pengumpul atau calo ketika hendak melakukan pengisian solar di SPBU Mensung.
Menurutnya, keberadaan pihak yang diduga menjadi pengumpul atau calo dinilai dapat menyulitkan petani dan nelayan sebagai kelompok yang semestinya mendapatkan akses terhadap BBM bersubsidi sesuai ketentuan.
“Kami sebagai petani dan nelayan berharap barcode yang digunakan oleh pengumpul atau calo segera dievaluasi. Kami meminta pemerintah daerah dan DPRD turun tangan agar persoalan ini dapat dituntaskan,” ujarnya.
Atas adanya keluhan tersebut, pemerintah daerah, DPRD, serta dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan, diharapkan dapat melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap distribusi serta penggunaan barcode solar bersubsidi bagi petani dan nelayan di SPBU Mensung.
Evaluasi tersebut penting dilakukan untuk memastikan barcode benar-benar digunakan oleh penerima yang berhak serta mencegah terjadinya penyalahgunaan apabila memang ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan.
KRIMSUS86.COM mengedepankan asas keberimbangan dalam pemberitaan. Dugaan penggunaan barcode oleh pengumpul atau calo tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak-pihak terkait. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat kesimpulan resmi mengenai adanya pelanggaran.
(Kiman//red)






