MUBA, KRIMSUS86.COM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sungai Keruh terus memperkuat koordinasi dan pemberdayaan keluarga melalui kegiatan pertemuan rutin bulanan sekaligus pembinaan TP PKK se-Kecamatan Sungai Keruh.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Camat Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (23/9/2026), dan dihadiri jajaran TP PKK dari 10 desa di wilayah Kecamatan Sungai Keruh.
Pertemuan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarkader, bertukar informasi, mengevaluasi pelaksanaan program, serta menyatukan langkah dalam mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat di tingkat desa.
Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Keruh, Nuti Romayana Henri, mengatakan pertemuan rutin dan pembinaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas serta kekompakan kader.
“Pertemuan rutin dan pembinaan ini menjadi sarana evaluasi, berbagi informasi, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kekompakan TP PKK dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat,” ujar Nuti.
Ia juga mendorong TP PKK di masing-masing desa agar terus membangun sinergi dengan pemerintah desa. Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan secara konsisten dan disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masyarakat setempat.
Selain itu, para kader didorong untuk terus menguatkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, dengan mengedepankan kegiatan yang memiliki manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Satukan Langkah, Perkuat Peran Kader
Kehadiran TP PKK dari 10 desa dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarkader.
Berbagai pengalaman dalam pelaksanaan program di desa dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Sementara berbagai kendala yang ditemui di lapangan diharapkan dapat dikoordinasikan sehingga dapat ditemukan langkah penyelesaian sesuai kewenangan dan kondisi masing-masing wilayah.
TP PKK Kecamatan Sungai Keruh menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kader agar aktif, solid, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin, diharapkan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga tidak hanya berlangsung dalam forum organisasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.
Pewarta: Enismiyana
Biro Kab. Muba






