FRIC Dorong Literasi Perlindungan Risiko melalui AKDA Extra PT Asuransi Bhakti Bhayangkara

JAKARTA | KRIMSUS86.COM  — FRIC, 12 September 2026 — Forum Relawan Indonesia Cinta (FRIC) mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan finansial dan mitigasi risiko melalui pengenalan produk asuransi mikro AKDA Extra dari PT Asuransi Bhakti Bhayangkara (ABB).

AKDA Extra menawarkan sejumlah manfaat perlindungan dengan premi yang relatif terjangkau. Manfaat yang disampaikan antara lain santunan meninggal dunia akibat kecelakaan maksimal Rp20 juta, biaya pengobatan akibat kecelakaan maksimal Rp3 juta dengan sistem reimbursement, bantuan biaya pemakaman akibat meninggal dunia bukan karena kecelakaan atau meninggal wajar sebesar Rp2 juta, serta bantuan akibat kebakaran rumah tinggal sebesar Rp5 juta.

Berita Lainnya

Dengan manfaat tersebut, AKDA Extra diposisikan sebagai salah satu pilihan perlindungan mikro yang ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak finansial dari berbagai risiko yang tidak terduga.

ABB Perluas Akses Perlindungan Asuransi

PT Asuransi Bhakti Bhayangkara merupakan perusahaan asuransi umum di Indonesia yang berdiri pada 1 Juli 1987, bertepatan dengan Hari Bhayangkara.

Dalam perkembangannya, ABB tidak hanya menyediakan layanan bagi lingkungan kepolisian, tetapi juga mengembangkan produk dan layanan yang dapat diakses masyarakat umum.

Selain asuransi mikro, ABB memiliki sejumlah lini usaha asuransi umum, di antaranya perlindungan kendaraan bermotor, kebakaran, pengangkutan barang, kargo, rekayasa, rangka kapal, serta penjaminan.

Kehadiran AKDA Extra menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk perlindungan dengan konsep premi yang relatif terjangkau.

Subono: Asuransi Merupakan Bentuk Kesiapan Menghadapi Risiko

Perwakilan PT Asuransi Bhakti Bhayangkara, Subono, menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat mengenai manajemen risiko perlu terus ditingkatkan.

Subono diketahui memiliki pengalaman panjang di lingkungan kepolisian dengan pangkat terakhir Kombes Pol. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi (Kadiv) AKDA Extra atau Kepala Divisi Pemasaran AKDA dan ASHIBARA di PT Asuransi Bhakti Bhayangkara.

Menurutnya, asuransi tidak semata-mata berkaitan dengan pembayaran premi maupun proses klaim, tetapi merupakan salah satu bentuk persiapan menghadapi kondisi yang tidak dapat diprediksi.

“Risiko itu tidak bisa kita prediksi kapan datangnya. Yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar ketika risiko tersebut terjadi, dampak ekonominya tidak sepenuhnya menjadi beban keluarga,” ungkap Subono.

Ia menambahkan, perlindungan dengan premi yang terjangkau diharapkan dapat membuka pemahaman masyarakat bahwa persiapan menghadapi risiko tidak selalu membutuhkan biaya besar.

FRIC Tekankan Edukasi dan Kesadaran Risiko

Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa sinergi dengan PT Asuransi Bhakti Bhayangkara tidak semata-mata berkaitan dengan pengenalan produk, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi masyarakat mengenai pentingnya mengantisipasi risiko.

Menurut H. Dian, masyarakat perlu membangun pola pikir “siap sebelum terjadi”, khususnya dalam menghadapi risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan biaya pengobatan maupun dampak ekonomi bagi keluarga.

“Peduli terhadap diri sendiri berarti juga peduli terhadap keluarga. Jangan sampai ketika risiko datang, keluarga kita justru harus menanggung seluruh beban yang ditimbulkan. Persiapan kecil hari ini bisa menjadi perlindungan besar ketika menghadapi keadaan yang tidak kita inginkan,” tegas H. Dian.

FRIC berharap sinergi bersama PT Asuransi Bhakti Bhayangkara melalui AKDA Extra dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai manajemen risiko sekaligus mendorong budaya sadar perlindungan.

Masyarakat yang berminat terhadap produk tersebut tetap perlu memahami ketentuan, manfaat, persyaratan, pengecualian, serta mekanisme klaim yang berlaku sebelum mengambil keputusan kepesertaan.

“ASURANSI BHAKTI BHAYANGKARA, DARI POLRI UNTUK MASYARAKAT LUAS.”

AKDA Extra — Solusi Tepat Mengatasi Risiko.

(RED//TIM MEDIA FRIC)

Pos terkait