BANGGAI LAUT — KRIMSUS86.COM — Rabu, 9 September 2026 — Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai Laut menegaskan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah secara optimal agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Transformasi Aset Daerah Menjadi Destinasi Produktif Strategis: Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pariwisata Berkelanjutan”, yang digelar di Pantai Mato, Kabupaten Banggai Laut, Rabu (9/9/2026).
Dalam forum tersebut, Kejari Banggai Laut menekankan bahwa aset daerah yang memiliki potensi ekonomi perlu dikelola secara tepat, transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Optimalisasi aset daerah dinilai tidak semata-mata berkaitan dengan aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga harus diarahkan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Diskusi publik tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forum Tata Ruang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kantor Pertanahan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, KNPI, serta pelaku usaha di sektor pariwisata.
Sejumlah persoalan strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari kepastian status dan pemanfaatan lahan, tata ruang, aspek lingkungan, pengembangan destinasi wisata, hingga peluang keterlibatan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian lokal.
Sekda Apresiasi Forum Lintas Sektor
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Laut turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan diskusi publik tersebut.
Menurutnya, konsep diskusi yang mempertemukan berbagai unsur terkait merupakan langkah positif karena membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dalam membahas potensi daerah secara lebih luas.
Sekda menilai forum tersebut menjadi momentum untuk menyatukan perspektif antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, pemuda, serta masyarakat dalam melihat aset daerah tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dari sisi produktivitas dan manfaat ekonomi.
“Kegiatan semacam ini baru pertama kali dilaksanakan di Banggai Laut. Kami memberikan apresiasi karena forum seperti ini dapat membuka ruang diskusi dan kolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata,” demikian inti apresiasi yang disampaikan Sekda dalam kegiatan tersebut.
Aset Daerah Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi
Melalui forum tersebut, pengelolaan aset daerah diharapkan tidak berhenti pada pencatatan dan pengamanan secara administratif, tetapi dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pengembangan destinasi wisata secara profesional dan berkelanjutan diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan, menciptakan peluang usaha bagi masyarakat, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.
Dengan potensi wisata bahari yang dimiliki Kabupaten Banggai Laut, sinergi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan aset-aset daerah yang memiliki nilai strategis dapat dimanfaatkan secara optimal, tetap memperhatikan aspek tata ruang dan lingkungan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Diskusi publik tersebut sekaligus menjadi ruang awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemangku kepentingan, dunia usaha, pemuda, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan potensi daerah yang transparan, produktif, dan berkelanjutan.
(Susanto//red)






