Kotak Amal Musala Attarbiya Diduga Dibobol, Uang Sedekah Raib, Polisi Lakukan Penyelidikan

MUSI BANYUASIN, KRIMSUS86.COM — Kotak amal di Musala Attarbiya, Dusun 5 Pembangunan, Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), diduga dibobol dan uang sedekah di dalamnya raib. Peristiwa tersebut kini dalam penelusuran aparat kepolisian.

Dugaan pembobolan diketahui warga pada Rabu (12/8/2026) saat hendak melaksanakan salat Zuhur. Kotak amal ditemukan dalam kondisi rusak, sementara uang yang sebelumnya tersimpan di dalamnya diduga telah hilang.

Berita Lainnya

Informasi tersebut disampaikan Jonang kepada wartawan. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan aksi pembobolan terjadi maupun siapa pelakunya.

“Isi kotak amal dicuri orang, tidak dikenal. Belum diketahui kapan orang membobolnya. Saya tahunya saat mau salat Zuhur,” ujar Jonang, Rabu (12/8/2026).

Berdasarkan informasi awal, kotak amal tersebut diduga dirusak menggunakan batu bata. Namun, nominal uang yang hilang, waktu kejadian, serta modus lengkap aksi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan.

POLISI LAKUKAN UPAYA PENYELIDIKAN

Perkembangan kasus ini diperoleh setelah awak media melakukan konfirmasi kepada Polsek Sungai Keruh melalui pesan WhatsApp.

Kapolsek Sungai Keruh, Mustakim, S.H., M.H., membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan langkah penyelidikan.

“Anggota lagi upaya lidik,” demikian respons Mustakim.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dugaan pembobolan kotak amal tersebut sedang ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Sejumlah hal masih menjadi pertanyaan, di antaranya kapan aksi terjadi, bagaimana pelaku merusak kotak amal, berapa jumlah uang yang hilang, serta siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

UANG SEDEKAH DAN RASA AMAN WARGA

Dugaan pembobolan kotak amal di rumah ibadah menjadi perhatian masyarakat karena uang yang tersimpan di dalamnya berasal dari sedekah jamaah dan warga.

Selain kerugian materiil, kejadian tersebut juga menyangkut rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan di lingkungan tempat ibadah.

Karena itu, pengungkapan kasus secara profesional dinilai penting agar tidak berkembang menjadi spekulasi atau tudingan terhadap pihak tertentu yang belum terbukti.

Masyarakat berharap aparat dapat mengumpulkan keterangan, menelusuri petunjuk di lokasi kejadian, serta mengungkap pihak yang diduga terlibat apabila ditemukan bukti yang cukup.

PENGURUS MUSALA DIMINTA PERKUAT KEAMANAN

Selain menunggu proses penyelidikan kepolisian, pengurus musala juga diharapkan meningkatkan sistem pengamanan kotak amal.

Pemeriksaan secara berkala, penempatan kotak amal di lokasi yang mudah dipantau, serta pencatatan atau penghitungan uang secara rutin dapat menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti jumlah uang yang hilang maupun identitas pelaku. Pihak kepolisian masih melakukan upaya penyelidikan.

Masyarakat Jirak Jaya berharap dugaan tindak pidana tersebut dapat segera terungkap dan apabila ditemukan bukti yang cukup, pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Enis//red)

Pos terkait