MUSI BANYUASIN | KRIMSUS86.COM – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Teluk, Kecamatan Lais, Senin (3/8/2026). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H. sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Bantuan disalurkan kepada 6 kepala keluarga (KK) yang rumahnya ludes terbakar serta 9 kepala keluarga (KK) lainnya yang terdampak akibat peristiwa tersebut.
Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, para korban juga menerima bantuan dari Baznas Kabupaten Musi Banyuasin, Polres Musi Banyuasin melalui Polsek Lais, serta dukungan dari tokoh masyarakat Zaidan, yang turut menunjukkan kepedulian kepada warga terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin H. Deny, S.H., M.Si., didampingi Camat Lais Heru Kharisma, S.IP., M.Si., Kapolsek Lais AKP Syawaludin, S.H. mewakili Kapolres Musi Banyuasin, Ketua Baznas Muba Drs. H. Muhammad Jaya, M.Si., Kepala Desa Teluk Nuraidah, S.M., serta tokoh masyarakat Zaidan.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, aparat kepolisian, Baznas, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin, H. Deny, S.H., M.Si., mengatakan bahwa penyaluran bantuan merupakan bentuk pelaksanaan arahan Bupati Musi Banyuasin agar pemerintah hadir dan bergerak cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait selalu hadir di tengah masyarakat saat menghadapi musibah,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat sekaligus membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Pada kesempatan tersebut, H. Deny juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan kompor gas maupun instalasi listrik.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kompor dan regulator gas telah dimatikan dengan benar setelah digunakan. Sebelum meninggalkan rumah maupun saat hendak beristirahat, masyarakat juga diminta memeriksa kembali kompor, tabung gas, serta seluruh instalasi dan peralatan listrik untuk memastikan kondisinya benar-benar aman.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut merupakan upaya pencegahan yang efektif guna meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penanganan musibah tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, Baznas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dinilai menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan bencana serta memastikan bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat menjadi cerminan bahwa nilai kepedulian sosial tetap terjaga dalam menghadapi setiap musibah.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, para korban diharapkan dapat segera bangkit, memulihkan kondisi, dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
(Enis//Red)






