MEDAN | KRIMSUS86.COM – Law Firm Eben Haezar, Andika dan Leonardus Law Firm bersama Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (FAHMI) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penegak hukum yang berintegritas, profesional, dan beretika melalui kegiatan pelepasan mahasiswa magang Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Kegiatan yang berlangsung di BS Coffee, Jalan Halat, Kota Medan, Jumat (31/7/2026), dihadiri oleh jajaran advokat, pengurus FAHMI, serta para mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang di kantor hukum tersebut.
Acara pelepasan ini tidak hanya menjadi penutup program magang, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap proses pembelajaran mahasiswa dalam memahami praktik profesi advokat secara langsung. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik, organisasi profesi, dan praktisi hukum dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang hukum.
Turut hadir Ketua Umum FAHMI Yasaaro Telembanua, S.E., S.H., M.H., M.Kn., Sekretaris Jenderal FAHMI Bung Joe Sidjabat beserta jajaran pengurus, serta para advokat Eben Haezar Zebua, S.H., M.H., Andika, S.M., S.H., CPL., dan Leonardus Laia, S.H., yang selama masa magang memberikan bimbingan kepada para mahasiswi, yakni Cantika Sasi Kirana, Nurani, dan Alaina Faira Syafitri.
Dalam sambutannya, Ketua Umum FAHMI Yasaaro Telembanua menegaskan bahwa pendidikan hukum tidak cukup hanya mengandalkan teori di ruang kuliah, tetapi harus diperkuat dengan pengalaman praktik agar mampu melahirkan lulusan yang siap menghadapi dinamika penegakan hukum.
“Mahasiswa hukum harus dibentuk menjadi pribadi yang memiliki integritas, keberanian, dan profesionalisme. Pengalaman magang menjadi bekal penting agar mereka memahami bagaimana hukum dijalankan secara nyata dengan tetap menjunjung tinggi etika profesi,” ujarnya.
Sementara itu, Advokat Eben Haezar Zebua, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kantor hukum memiliki tanggung jawab moral untuk turut membina dan mencetak calon advokat yang kompeten serta berintegritas.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat menjadi modal berharga bagi para mahasiswa ketika memasuki dunia profesi. Seorang penegak hukum harus mengedepankan integritas, kemampuan analisis, serta tanggung jawab terhadap pencari keadilan,” katanya.
Hal senada disampaikan Andika, S.M., S.H., CPL., yang menilai tantangan profesi hukum ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, berkarakter, dan berpegang teguh pada kode etik profesi.
“Dunia hukum terus berkembang. Karena itu, mahasiswa harus terus belajar, menjaga independensi, meningkatkan kompetensi, serta tetap berpegang pada kode etik dalam menjalankan profesinya,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal FAHMI, Bung Joe Sidjabat, menambahkan bahwa pengalaman magang merupakan bagian penting dalam membentuk pola pikir, karakter, dan profesionalisme seorang calon advokat.
“Magang bukan hanya tentang memahami administrasi perkara, tetapi juga belajar membangun komunikasi dengan klien, memahami proses persidangan, serta menjaga profesionalisme dalam setiap penanganan perkara,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain penyampaian pesan dan evaluasi program magang, acara juga diisi dengan penyerahan cendera mata kepada para mahasiswa, ramah tamah, foto bersama, hingga kegiatan kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara mahasiswa, advokat, dan pengurus FAHMI.
Melalui kegiatan ini, Law Firm Eben Haezar, Andika dan Leonardus Law Firm bersama FAHMI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membina calon-calon praktisi hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, serta kepedulian tinggi terhadap tegaknya keadilan, khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.
(RED/TIM)






