DANREM 043/GATAM BERSAMA FORKOPIMDA LAMPUNG DAN MASYARAKAT NOBAR FINAL PIALA DUNIA 2026, PERKUAT PERSATUAN DAN KEBERSAMAAN

Bandar Lampung | Krimsus86.com

Ribuan masyarakat memadati kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Minggu malam (19/7/2026), untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Spanyol melawan Argentina. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 23.00 WIB tersebut berlangsung meriah, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Berita Lainnya

Acara nobar dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Pangdam, Kapolda, serta unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah yang berbaur bersama masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi sosial, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Melalui nonton bareng ini, kita ingin membangun suasana yang harmonis. Sepak bola adalah olahraga yang digemari semua kalangan dan mampu menjadi sarana pemersatu,” ujar Danrem.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung hingga pertandingan berakhir.

Sementara itu, pesan Gubernur Lampung yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengajak seluruh masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia menegaskan bahwa perbedaan dukungan terhadap tim favorit merupakan hal yang wajar, namun persatuan dan persaudaraan harus tetap menjadi prioritas.

“Malam ini kita boleh berbeda menjagokan Spanyol atau Argentina, tetapi setelah pertandingan usai jangan sampai ada keributan hanya karena perbedaan pilihan. Menang dan kalah adalah hal yang biasa, sedangkan persatuan harus tetap kita jaga,” ujarnya.

Sepanjang jalannya pertandingan, suasana di kawasan Tugu Adipura dipenuhi semangat sportivitas. Perbedaan warna jersey maupun pilihan tim favorit melebur dalam kebersamaan, memperlihatkan bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 ini menjadi bukti nyata terjalinnya sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun keharmonisan sosial. Momentum tersebut juga mencerminkan semangat Sai Bumi Ruwa Jurai yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman.

(#K@-6//red)

Pos terkait