GUNUNGSITOLI – Krimsus86.com – Komitmen dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Dr. H.C. Yusman Dawolo, M.Kom.I., yang akrab disapa Bang YD, bersama Gerakan Peduli menyerahkan bantuan modal usaha bergulir tanpa bunga sebesar Rp10 juta kepada pelaku UMKM peternak ayam kampung, Falentina Daeli, di Desa Luaha Laraga, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Jumat (10/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan memperkuat usaha mikro agar mampu berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Falentina Daeli mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar tambahan modal usaha, tetapi juga menjadi wujud kepercayaan dan harapan baru bagi keluarganya untuk terus mengembangkan usaha peternakan ayam kampung yang telah dirintis.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Yusman Dawolo atas bantuan modal usaha ini. Bagi kami, ini bukan hanya bantuan dana, tetapi juga kepercayaan dan harapan baru. Bantuan ini memberikan semangat untuk bekerja lebih keras dan mengembangkan usaha agar semakin maju,” ungkap Falentina.
Ia menegaskan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk pengembangan usaha, mulai dari pembelian bibit, pakan, hingga peningkatan kapasitas produksi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Bang YD mengatakan bahwa membangun kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berusaha melalui akses permodalan yang mudah, tanpa membebani pelaku usaha kecil.
“Masyarakat kita memiliki semangat kerja yang tinggi. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, kepercayaan, pendampingan, serta akses permodalan yang tidak memberatkan. Ketika kesempatan itu diberikan, mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Bang YD.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat merintis usaha di Jakarta pada tahun 2011 dengan modal sekitar Rp2,5 juta. Berkat kerja keras, disiplin, dan ketekunan, usahanya berkembang hingga mampu membuka sekitar 600 lapangan pekerjaan dan menjadi sumber penghidupan bagi ribuan anggota keluarga.
Menurut Bang YD, pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus membantu pelaku UMKM agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan usahanya.
“Ketika satu usaha kecil berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan satu keluarga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian di sekitarnya, menciptakan lapangan kerja, dan menumbuhkan optimisme masyarakat. Karena itu, pemberdayaan UMKM harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Penyaluran bantuan tersebut turut didampingi jajaran pengurus Gerakan Peduli yang selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kota Gunungsitoli.
Melalui program modal usaha bergulir tanpa bunga ini, Bang YD berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh kesempatan untuk berkembang sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya percaya, ketika kita membantu satu orang untuk mandiri, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan banyak orang. Itulah semangat yang ingin terus kami hadirkan melalui program pemberdayaan ekonomi rakyat,” tutup Bang YD.
(Sediyaman Giawa)






