Karawang/Krimsus86.com, _
Perjuangan Denis Setiawan, warga Dusun Krajan RT 012/RW 007, Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, untuk mendapatkan pengobatan di rumah sakit diwarnai kendala administrasi yang membuat keluarganya kebingungan. Denis yang menderita penyakit usus buntu harus menunggu proses pengobatan karena berkas yang dibutuhkan dinyatakan belum lengkap.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/7/2026) itu mendapat perhatian dari Ketua Divisi TGC Laskar NKRI, Yaya Supriadi. Ia mengaku menyesalkan dugaan tidak optimalnya pelayanan yang diberikan oleh PSM Desa Cikalong terhadap warganya yang sedang membutuhkan bantuan.
Yaya mengatakan, ketika Denis tiba di rumah sakit bersama kedua orang tuanya, proses pelayanan sempat terhambat akibat persoalan administrasi. Menurutnya, keluarga pasien justru harus berjuang sendiri untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan.
«”Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Saat keluarga Denis membutuhkan bantuan untuk mengurus administrasi, diduga tidak mendapatkan pendampingan sebagaimana mestinya. Akhirnya kami yang turun langsung membantu hingga seluruh proses pengurusan selesai,” ujar Yaya.»
Sementara itu, Hana, ibu Denis, mengaku sempat diminta mengeluarkan biaya untuk pengurusan berkas administrasi.
«”Saya sudah membayar Rp100 ribu untuk pengurusan berkas, tetapi kemudian dikatakan masih kurang dan harus membayar lagi,” tutur Hana.»
Hana mengucapkan terima kasih kepada Yaya Supriadi yang telah mendampingi keluarganya hingga seluruh proses administrasi selesai, sehingga Denis akhirnya dapat memperoleh penanganan medis atas penyakit usus buntunya.
Kasus ini diharapkan menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait agar pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kondisi darurat kesehatan, dapat diberikan secara cepat, transparan, dan mengedepankan kepentingan kemanusiaan. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau tanggapan dari pihak PSM Desa Cikalong mengenai dugaan tersebut.
(Red)*






