MUSI BANYUASIN | Krimsus86.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Kecamatan Sungai Keruh bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bupati Muba HM Toha Tohet, SH dengan melaksanakan perbaikan infrastruktur strategis dan percepatan penyediaan sarana pelayanan publik.
Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat, pada Sabtu (27/6/2026) Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh melakukan penimbunan sejumlah titik jalan rusak di ruas lintas Sekayu–PALI, tepatnya di wilayah Desa Gajah Mati dan Desa Rantau Sialang. Perbaikan dilakukan menggunakan material batu koral melalui kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh dan PT Inti Agro Makmur.
Pada waktu yang sama, dilakukan pula pemasangan trafo beserta jaringan listrik oleh PLN untuk mendukung operasional Kantor Camat Sungai Keruh yang baru di Desa Tebing Bulang, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Camat Sungai Keruh, Henri, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut nyata atas instruksi Bupati Muba agar seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan responsif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan pelayanan publik.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Bapak Bupati Muba HM Toha Tohet, SH untuk memastikan akses transportasi masyarakat tetap berjalan baik serta mempercepat operasional kantor pelayanan publik di Kecamatan Sungai Keruh. Untuk perbaikan jalan kami berkolaborasi dengan PT Inti Agro Makmur, sedangkan pemasangan jaringan listrik dilakukan oleh PLN,” ujar Henri, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, ruas jalan Sekayu–PALI merupakan jalur vital yang mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di wilayah Kecamatan Sungai Keruh dan sekitarnya, sehingga kondisi jalan harus segera ditangani.
Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet, SH menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mendorong seluruh perangkat daerah agar bekerja cepat, responsif, dan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah agar tidak menunggu persoalan menjadi besar. Infrastruktur yang rusak harus segera ditangani dan pelayanan publik harus terus ditingkatkan. Apa yang dilakukan Kecamatan Sungai Keruh merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi untuk kepentingan masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kami optimistis pembangunan di Musi Banyuasin dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
(Enismiyana)






