Warga Apresiasi Kapolsek Seputih Banyak, Penggagas Program PMK yang Hadir Menjawab Aspirasi

LAMPUNG TENGAH | Krimsus86.com – Kehadiran Polri yang semakin dekat dan menyatu dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Polsek Manjaw di Kampung (PMK). Program inovatif tersebut digagas langsung oleh Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H., sebagai wadah dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Kegiatan PMK kali ini dilaksanakan di Kampung Sari Bakti (SB 2), Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu malam, 24 Juni 2026.

Berita Lainnya

Tidak sekadar agenda sambang, PMK menjadi ruang silaturahmi, forum diskusi, serta sarana terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, dan harapan secara langsung kepada kepolisian maupun unsur pemerintah kecamatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Seputih Banyak, unsur Forkopimcam, aparatur kampung, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolsek Seputih Banyak bersama jajaran berdialog langsung dengan warga. Berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat dibahas secara terbuka untuk mencari solusi terbaik demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal mengatakan bahwa program PMK lahir dari keinginan agar Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, melainkan juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Melalui PMK, kami ingin memastikan bahwa keluhan masyarakat benar-benar didengar. Kami hadir untuk menyerap aspirasi, mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang ada,” ujar AKP Hairil Rizal.

Ia menjelaskan, hingga saat ini program PMK telah dilaksanakan sebanyak 24 kali dan menjangkau 19 kampung di wilayah Kecamatan Seputih Banyak dan Kecamatan Way Seputih yang termasuk dalam wilayah hukum Polsek Seputih Banyak.

Tingginya antusiasme masyarakat, lanjutnya, menjadi bukti bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata. Sejumlah aspirasi dan keluhan warga yang disampaikan melalui forum PMK telah ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

Aspirasi tersebut antara lain berkaitan dengan perbaikan lampu penerangan jalan, penanganan jalan dan jembatan rusak, serta berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, PMK juga dinilai efektif dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini.

“Ketika komunikasi terjalin dengan baik, sekecil apa pun persoalan yang muncul dapat segera diketahui dan diselesaikan bersama. Inilah yang menjadi kekuatan utama program PMK,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 23.50 WIB tersebut berjalan penuh keakraban serta sarat nilai budaya Lampung, seperti Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan yang mencerminkan semangat kebersamaan serta gotong royong.

Program PMK juga menjadi bagian dari upaya Polres Lampung Tengah beserta jajaran dalam memperkuat Sabuk Kamtibmas melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Sari Bakti (SB 2) menyampaikan apresiasi atas program yang digagas Kapolsek Seputih Banyak tersebut. Menurutnya, PMK telah menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan kepolisian.

Warga merasa lebih dekat, nyaman, serta leluasa menyampaikan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

“Program ini sangat kami apresiasi karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami merasa didengar, diperhatikan, dan dilibatkan dalam menjaga keamanan kampung. Kehadiran Kapolsek bersama jajaran di tengah masyarakat membuat hubungan antara warga dan Polri semakin dekat dan harmonis,” pungkasnya.

(K-@6)

Pos terkait