MUSI BANYUASIN | Krimsus86.com – Kondisi ruas Jalan Lintas Sekayu menuju Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menjadi sorotan setelah sebuah truk terguling saat melintasi jalan rusak di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (25/6/2026).
Peristiwa tersebut memperlihatkan kondisi infrastruktur jalan yang dinilai semakin memprihatinkan. Kerusakan di sejumlah titik membuat jalur yang menjadi akses penting masyarakat itu sulit dilalui, terutama oleh kendaraan angkutan barang.
Jalan Lintas Sekayu–PALI selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Namun, kerusakan jalan yang berkepanjangan menyebabkan mobilitas warga terganggu dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Warga setempat menyampaikan bahwa kerusakan jalan telah lama dikeluhkan. Menurut masyarakat, ruas jalan tersebut pernah berada dalam kondisi baik sekitar tahun 1992 hingga 1999. Setelah periode itu, kondisi jalan terus mengalami penurunan dan belum memperoleh penanganan menyeluruh secara berkelanjutan.
Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, ruas Jalan Lintas Sekayu–PALI berstatus sebagai jalan provinsi. Jalur tersebut juga disebut menjadi satu-satunya ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, sehingga masyarakat berharap perbaikannya dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Kerusakan jalan tidak hanya berdampak terhadap keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memengaruhi perekonomian masyarakat. Biaya angkutan meningkat, waktu tempuh menjadi lebih lama, dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan kerap mengalami hambatan.
Melalui kejadian truk terguling tersebut, masyarakat Kecamatan Sungai Keruh kembali menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas Jalan Lintas Sekayu–PALI.
“Kami tidak meminta jalan yang mewah. Kami hanya menginginkan jalan yang layak, aman, dan nyaman untuk dilalui masyarakat. Jangan sampai kerusakan jalan ini terus memakan korban dan menghambat aktivitas warga,” ujar Syarif, salah seorang warga.
Masyarakat berharap aspirasi tersebut segera ditindaklanjuti agar Jalan Lintas Sekayu–PALI dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai urat nadi transportasi dan penggerak perekonomian warga di wilayah Musi Banyuasin serta daerah sekitarnya.
(Enismiyana)






