Palembang | Krimsus86.com, 19 Juni 2026 – Kota Palembang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga nasional dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Anggar Nasional Piala RDPS Cup Wali Kota Palembang Tahun 2026. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, resmi dibuka pada Jumat (19/6/2026) dan diikuti hampir 200 atlet dari 12 provinsi di Indonesia.
Ajang yang berlangsung selama empat hari ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet anggar muda berbakat yang diharapkan mampu menjadi generasi penerus olahraga anggar Indonesia di masa depan.
Ketua Pelaksana Kejuaraan sekaligus Ketua IKASI Kota Palembang, Muhammad Ali Ruben, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang hadir dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kejuaraan nasional ini mendapat sambutan yang luar biasa. Hampir 200 atlet dari 12 provinsi hadir dan akan bertanding. Ini menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia,” ujar Ruben.
Menurutnya, kejuaraan ini mempertandingkan kategori usia 10 tahun, 12 tahun, dan 14 tahun yang merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini. Ia berharap RDPS Cup dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan guna mendukung perkembangan olahraga anggar di Indonesia.
“Kami telah menyiapkan piala bergilir dan berharap kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala. Semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula kesempatan atlet untuk berkembang dan meningkatkan prestasinya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Agus Suparmanto, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang, KONI Sumatera Selatan, pengurus IKASI daerah, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan nasional tersebut.
Menurut Agus, kompetisi merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembinaan atlet karena tidak hanya mengasah kemampuan teknik, tetapi juga membentuk mental bertanding, disiplin, dan karakter olahraga.
“Kejuaraan seperti ini sangat diperlukan dan harus lebih sering dilaksanakan. Atlet membutuhkan ruang untuk berkompetisi agar kemampuan mereka terus berkembang. Selain itu, kegiatan seperti ini juga membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas yang menjadi nilai utama dalam olahraga,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para pelatih agar terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta meminta para wasit menjalankan tugas secara profesional demi terciptanya pertandingan yang adil, objektif, dan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, sambutan Wali Kota Palembang, Dr. H. Ratu Dewa, M.Si., dibacakan oleh Asisten Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Kemasyarakatan Setda Kota Palembang, Edison, S.Sos., karena Wali Kota sedang menjalankan tugas di luar daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kejuaraan anggar bukan hanya ajang untuk meraih gelar juara, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antardaerah.
“Olahraga anggar mengajarkan nilai-nilai disiplin, keberanian, ketepatan, sportivitas, dan penghormatan kepada lawan. Nilai-nilai tersebut harus terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kompetisi olahraga,” demikian pesan Wali Kota.
Pemerintah Kota Palembang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus IKASI, KONI, sponsor, dan berbagai pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional sekaligus memperkuat citra Palembang sebagai kota olahraga nasional.
Dengan kehadiran ratusan atlet muda dari berbagai daerah, Kejuaraan Anggar Nasional Piala RDPS Cup Wali Kota Palembang 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet masa depan Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Semangat sportivitas, persaudaraan, dan kompetisi yang sehat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan olahraga anggar Indonesia.
(Hendri Gradak)






