Mahasiswa IAI YAPNAS Jeneponto Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Kurang Mampu di Tonrokassi Barat

 

JENEPONTO |Krimsus86.com – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester IV Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako dan lauk-pauk kepada warga yang membutuhkan di Birangloe Pallantikang, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

Berita Lainnya

Kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial mahasiswa sekaligus implementasi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari proses pendidikan di lingkungan kampus. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang dinilai membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan lauk-pauk guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat. Selain memberikan bantuan, para mahasiswa juga menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan warga setempat sebagai bentuk penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap sesama, khususnya bagi generasi muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai sosial dan keagamaan yang kami pelajari selama perkuliahan,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Masyarakat Kelurahan Tonrokassi Barat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa IAI YAPNAS Jeneponto yang telah hadir untuk berbagi dan memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Semester IV IAI YAPNAS Jeneponto berharap semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang harmonis, saling mendukung, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

(Andi Lukman)

Pos terkait