KRIMSUS86.COM SINTANG – Masyarakat Desa Tapang Menua, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang dan instansi terkait untuk segera melanjutkan pembangunan jaringan listrik desa di wilayah Gurun Tanjak yang hingga kini terbengkalai selama bertahun-tahun.
Warga menilai proyek pembangunan listrik yang sebelumnya telah dimulai menggunakan anggaran negara tersebut saat ini berpotensi menjadi aset terlantar apabila tidak segera diselesaikan. Sejumlah tiang listrik dan jaringan kabel diketahui telah terpasang sebagian, namun pengerjaan proyek berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan kelanjutan.
Perwakilan masyarakat Gurun Tanjak menyampaikan bahwa keberadaan listrik sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, meningkatkan perekonomian warga, mendukung sektor pendidikan dan kesehatan, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang.
“Kami berharap pemerintah segera turun langsung meninjau lokasi dan melanjutkan pembangunan ini. Jangan sampai aset negara yang sudah dibangun justru rusak dan tidak dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan warga.
Masyarakat juga meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi dan audit terhadap kondisi proyek, termasuk memastikan adanya alokasi anggaran penyelesaian agar pembangunan jaringan listrik tersebut dapat dirampungkan secepatnya.
Menurut warga, penyelesaian proyek listrik desa tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat sekaligus langkah penting untuk menyelamatkan aset negara agar tidak terbengkalai.
Warga berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera mendapat perhatian serius dari pemerintah demi terciptanya keadilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Kayan Hulu.
Pelapor: Hendrikus Tingang – Wakabiro Kabupaten Sintang






