Ketua Satgas DPP FRIC Kecam Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Krimsus86.com Indramayu – Ketua Satgas DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), Darmo Rahakratat Kei, mengecam keras kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Dalam pernyataannya, Darmo Rahakratat Kei menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan keji, tidak berperikemanusiaan, dan mencederai rasa keadilan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Berita Lainnya

“Kami mengecam keras tindakan pembunuhan terhadap satu keluarga ini. Ini adalah kejahatan biadab yang tidak bisa ditoleransi. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Darmo Rahakratat Kei.

Ia juga menilai tidak boleh ada upaya yang dapat menghambat ataupun melemahkan proses hukum dalam perkara tersebut. Menurutnya, penanganan kasus harus berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta hukum.

Selain itu, Ketua Satgas DPP FRIC meminta majelis hakim untuk bersikap independen dan tegak lurus dalam memutus perkara demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Kami meminta hakim benar-benar bekerja profesional, tidak terpengaruh intervensi pihak mana pun, serta memutus perkara berdasarkan fakta hukum dan rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Darmo Rahakratat Kei juga mengingatkan agar tidak ada pihak atau oknum tertentu yang mencoba memanfaatkan kasus tersebut untuk kepentingan pribadi maupun kelompok yang dapat memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Pihak Satgas DPP FRIC memastikan akan terus memantau dan mengawal perkembangan proses hukum kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu hingga tuntas sebagai bentuk dukungan terhadap tegaknya keadilan dan kepastian hukum.

Kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu sendiri hingga kini masih menjadi perhatian luas publik dan memunculkan desakan agar proses hukum dilakukan secara terbuka, objektif, dan tanpa kompromi terhadap pelaku.(red//tim)

Pos terkait