Krimsus86.com-Muratara — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) turun tangan melakukan penyelidikan mengenai dugaan penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 16 orang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Rabu (6/5/2026) menegaskan bahwa penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan masih terus berlangsung.
Kronologi: Hindari Lubang, Adu Banteng Tak Terelak
Dijelaskannya, kecelakaan melibatkan Bus ALS BK 7778 DL yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Rupit dan satu unit truk tangki PT Seleraya Merangin Dua (SRMD) yang datang dari arah berlawanan, dari Rupit menuju Lubuk Linggau.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bus ALS yang dikemudikan Alif (44), berupaya menghindari lubang jalan dan mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, truk tangki yang dikemudikan Yanto, datang dari arah berlawanan sehingga tabrakan frontal tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras memicu ledakan besar yang menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat.
Temuan Mencurigakan di Lokasi
Dalam proses olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sejumlah barang yang menjadi perhatian penyidik.
Di antaranya tabung gas, kursi dan dipan kayu, alat mesin motor, buah jeruk bali berserakan, satu unit sepeda motor bebek di dalam kabin bus, serta satu unit sepeda motor Suzuki Thunder yang diduga terlempar dari bagasi atas akibat benturan dan ledakan.
Temuan tersebut mengindikasikan adanya barang bawaan di luar ketentuan angkutan penumpang umum dan saat ini menjadi salah satu fokus pendalaman penyidikan.
Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti dalam kondisi hangus terbakar. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Polda: Telusuri Lubang Jalan Penyebab Kecelakaan
“Fakta adanya lubang di jalur Lintas Sumatera yang diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan akan kami telusuri secara serius bersama pihak terkait. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama,” tegas Kombes Nandang.
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi dan memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan untuk penanganan maksimal.
“Ini adalah musibah besar yang sangat memilukan. Seluruh kekuatan kami, mulai dari Polres Muratara, Polda Sumsel, RS Bhayangkara, hingga Tim DVI Pusdokkes Polri, saat ini bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dan keluarga mendapatkan kepastian secepat mungkin. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban,” ujarnya.
Editor:Ef/red






