Warga Desa Gadingan Keluhkan Jalan Rusak, Lakukan Aksi Simbolik sebagai Bentuk Protes

Krimsus86.com Indramayu, 30 Maret 2026 – Warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, menyampaikan keluhan serius terkait kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan penanganan dalam waktu yang lama.

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer dilaporkan dipenuhi lubang besar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Berita Lainnya

Sebagai bentuk protes sekaligus upaya meningkatkan kesadaran, warga melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pisang di titik-titik jalan berlubang serta memasang spanduk berisi pesan kritis. Beberapa tulisan yang dipasang antara lain:

“Pastikan kendaraan Anda bisa terbang melewati jalan ini”

“Kerja kena pajak, jalan tetap rusak”

“Wisata off-road gratis”

Aksi tersebut mulai dilakukan sejak Kamis malam, 26 Maret 2026, dan menjadi perhatian luas setelah beredar di media sosial.

Salah satu warga, Abdul Halim (43), menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan inisiatif masyarakat sebagai bentuk peringatan kepada pengguna jalan sekaligus desakan kepada pihak berwenang.

“Tujuannya agar segera ada tindak lanjut dari pemerintah,” ujarnya.

Warga lainnya, Darkim (47), juga berharap pemerintah daerah dapat turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

“Supaya merasakan langsung kondisi jalan ini. Sudah bertahun-tahun belum diperbaiki,” katanya.

Jalan tersebut diketahui merupakan akses vital penghubung antar desa yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi setempat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur tersebut demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Harapan kami sederhana, jalan mulus dan aman dilalui,” ungkap warga.

Sumber: Seputar Desa Gadingan

Penulis: Wardono Hs. S.E – Korwil Jawa Barat

Editor: Korwil Jawa Barat

Pos terkait