Krimsus86.com, Jambi – Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan Tim Satgas Pangan melaksanakan kegiatan pemantauan serta pengawasan terhadap pengendalian komoditas pangan pokok strategis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 di Pasar Angso Duo Jambi, Rabu (11/3/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani dan dihadiri oleh Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, perwakilan Bank Indonesia, Perum Bulog Divre Jambi, Satpol PP, Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi, serta rekan media.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga serta ketersediaan berbagai komoditas pangan strategis di Pasar Angso Duo Jambi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar harga bahan pokok terpantau masih berada dalam kondisi stabil bahkan beberapa komoditas berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).
Harga beras premium merek Belida tercatat sekitar Rp15.000 per kilogram atau di bawah HET, sementara beras SPHP berada di kisaran Rp12.000 per kilogram. Gula curah dijual sekitar Rp17.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng Minyakita berada di kisaran Rp15.700 per kilogram sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah.
Untuk komoditas lainnya, harga telur ayam berkisar antara Rp1.700 hingga Rp1.800 per butir atau sekitar Rp28.333 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras dijual pada kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti daging sapi yang dijual pada kisaran Rp120.000 hingga Rp150.000 per kilogram serta daging kerbau beku yang berkisar antara Rp108.000 hingga Rp135.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah juga terpantau berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan bersama tim di lapangan, sebagian besar komoditas pangan justru mengalami penurunan harga.
“Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar komoditas pangan mengalami penurunan harga seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam ras dan telur,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya cabai rawit merah serta daging sapi di pasaran.
“Untuk cabai rawit merah atau cabai geprek memang mengalami kenaikan. Begitu juga dengan harga daging sapi yang saat ini berkisar antara Rp120.000 hingga Rp160.000 per kilogram tergantung kualitasnya,” jelasnya.
Dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang H-10 Lebaran, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan pangan.
“Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemanfaatan daging beku sebagai alternatif pasokan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Provinsi Jambi.
“Polda Jambi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap distribusi serta harga bahan pokok. Kami memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kabid Humas.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dalam distribusi maupun perdagangan bahan pangan.
“Apabila ditemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan atau manipulasi harga yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Secara umum, berdasarkan hasil pemantauan Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi di Pasar Angso Duo, ketersediaan stok bahan pangan masih mencukupi dan harga relatif stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Pewarta: Yulfi / Afran






