Krimsus86.com Wonosobo, 14 Februari 2026 – Tim Investigasi KJN (56 Media Nasional) melakukan pemantauan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonosobo, yang dikelola oleh SPPG di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN). Hasil investigasi menunjukkan adanya dugaan ketidaksesuaian menu MBG dengan standar BGN, serta lemahnya pengawasan dari korlap kecamatan dan kabupaten.
Tim media memantau pelaksanaan program di MI Kalialang pada Jumat, 12 Februari 2026. Berdasarkan temuan, menu MBG yang diterima siswa dan dewan guru tidak sepenuhnya memenuhi standar yang telah ditetapkan BGN. Menu makanan basah dan kering yang seharusnya memiliki porsi sesuai standar, ternyata kurang dari ketentuan harga minimum: Rp8.000 untuk porsi kecil dan Rp10.000 untuk porsi besar. Selain itu, distribusi menu kering untuk hari Sabtu diterima sekolah sehari sebelumnya, sehingga timbul pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap SOP distribusi MBG.
Santika Mahda, Koordinator Lapangan Kabupaten, sebelumnya menyatakan bahwa setiap porsi MBG harus memenuhi standar harga yang telah ditentukan. Pelanggaran ketentuan ini berpotensi dikenai sanksi, baik ringan maupun berat, termasuk kemungkinan nonaktif bagi pihak SPPG yang terbukti melanggar.
Kepala MI Kalialang menyampaikan apresiasi terhadap program pemerintah yang bertujuan mengurangi kebiasaan jajan siswa dan meningkatkan asupan gizi anak, namun ia menekankan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada pengawasan yang ketat. Ia menyoroti bahwa pengelolaan dan kontrol di lapangan masih kurang optimal, sehingga program belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan BGN dan pemerintah pusat.
Tim Investigasi KJN menegaskan bahwa lemahnya pengawasan di tingkat kabupaten maupun kecamatan berpotensi menimbulkan praktik ketidaksesuaian menu MBG, dan dapat merugikan siswa yang seharusnya menerima makanan bergizi sesuai standar. Program MBG, meski baik tujuannya, membutuhkan kepatuhan dan kontrol yang konsisten agar sasaran gizi dan pendidikan anak dapat tercapai.
Media berharap pihak BGN, korlap kabupaten, kecamatan, dan dinas terkait segera melakukan evaluasi dan tindakan perbaikan agar program MBG di Wonosobo berjalan sesuai standar dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh siswa.
Pewarta: SS74 & Tim KJN
Editor: Krimsus86.com






