Krimsus86.com, Indramayu, Jumat, 30 Januari 2026 — Peningkatan debit air Sungai Cipanas yang mencapai angka 79,60 dan masuk dalam status siaga pada Kamis (29/1/2026) mendapat respons cepat dari Pemerintah Kecamatan Terisi bersama Pemerintah Desa Karangasem. Langkah sigap ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dini guna mencegah potensi luapan air yang dapat berdampak pada masyarakat.
Camat Terisi, Boy Billy Prima, S.STP, didampingi Kuwu Desa Karangasem, Lelah Wasilah, turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring kondisi Sungai Cipanas serta tanggul di sejumlah titik rawan. Kehadiran langsung pimpinan wilayah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi berbasis lapangan yang menitikberatkan pada kesiapsiagaan sebelum terjadinya kondisi darurat.
Camat Terisi menegaskan bahwa meskipun status Sungai Cipanas berada pada level siaga, langkah kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, terutama pada kondisi fisik tanggul yang dinilai rawan.
“Hari ini kami melakukan monitoring langsung Sungai Cipanas. Debit air berada di angka 79,60 dan masuk status siaga. Fokus kewaspadaan kami adalah pada penguatan tanggul-tanggul yang berpotensi kritis,” ujar Boy Billy Prima.
Ia juga menyampaikan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah bergerak cepat melakukan penanganan teknis di lapangan.
“BBWS sudah melakukan perbaikan. Karung-karung telah disiapkan untuk diisi material tanah dan dikirim ke titik-titik tanggul yang membutuhkan penguatan,” tambahnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan material tanah dan ribuan karung telah disiapkan sebagai bagian dari penguatan sementara struktur tanggul.
Sementara itu, Kuwu Desa Karangasem, Lelah Wasilah, menjelaskan bahwa pemerintah desa telah melakukan pemetaan titik-titik rawan sebagai dasar pelaksanaan mitigasi.
“Saat ini perbaikan tanggul-tanggul kritis masih terus berlangsung dan progresnya telah mencapai hampir 80 persen. Total terdapat empat titik prioritas, yaitu tiga titik di wilayah Ludoyong dan satu titik di wilayah Karangasem,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kondisi tanggul tetap aman sebelum terjadi potensi kenaikan debit air susulan.
Kondisi Wilayah Relatif Aman, Warga Diimbau Tetap Waspada
Meski Sungai Cipanas berada pada status siaga, kondisi wilayah Kecamatan Terisi hingga saat ini dilaporkan masih relatif aman. Genangan air hanya terpantau di area persawahan dan belum memasuki kawasan permukiman warga.
Namun demikian, Camat Terisi mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Cipanas agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang, mengingat proses penguatan tanggul masih terus dilakukan sebagai langkah antisipatif.
Sumber: Krimsus86.com Jawa Barat
Korwil Jawa Barat: Wardono HS, S.E.






