Pemkab Indramayu Luncurkan Gerakan Tanam Cabai untuk Menekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Krimsus86.com, Indramayu, Jawa Barat – Dalam upaya menanggulangi inflasi serta meningkatkan ketahanan pangan daerah, khususnya untuk menekan lonjakan harga cabai yang sempat mencapai Rp100.000 per kilogram, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Indramayu secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, dengan sasaran lahan pertanian, halaman perkantoran, lingkungan sekolah, serta pekarangan rumah warga. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang ada, mengurangi ketergantungan pasokan cabai dari luar daerah, serta menekan laju inflasi di Kabupaten Indramayu.

Berita Lainnya

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Indramayu, Jajang Sudrajat, saat memberikan pelatihan menanam cabai kepada peserta didik SDN Margadadi 5 Kecamatan Indramayu pada Senin (5/1/2026), menjelaskan bahwa pelatihan menanam cabai akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan.

“Seluruh peserta pelatihan nantinya akan dilibatkan dalam kegiatan penanaman cabai serentak di sekitar area perkantoran, halaman sekolah, serta di setiap pekarangan rumah warga,” jelas Jajang.

Ia berharap gerakan tanam cabai ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah. Selain itu, gerakan tanam serentak juga diharapkan mampu menekan harga cabai agar kembali pada kisaran harga normal.

Jajang juga menegaskan pentingnya membangun ketahanan pangan dari dalam daerah. Meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan lahan akibat kepadatan penduduk, menurutnya Gerakan Tanam Cabai Serentak di halaman kantor, lembaga pendidikan, dan pekarangan rumah merupakan solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan cabai masyarakat Indramayu.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 500.1.1/2190/Eko tentang sosialisasi gerakan menanam cabai sebagai salah satu solusi untuk menstabilkan dan menurunkan inflasi daerah.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimas Gana LH) Kwarcab Indramayu, Kak Baman, menyampaikan bahwa keberhasilan Gerakan Tanam Cabai juga memerlukan inovasi di bidang pertanian serta kerja sama dari seluruh pihak, termasuk peserta didik di semua jenjang pendidikan.

“Pola tanam yang benar dan inovasi yang tepat sangat penting untuk menyiasati keterbatasan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD SDN Margadadi 5 Indramayu, Ida Faridah, menyampaikan apresiasi dan rasa sukacita atas pelaksanaan kegiatan pelatihan menanam cabai di sekolahnya.

“Kegiatan menanam cabai ini sangat positif bagi siswa dan diharapkan dapat berkelanjutan serta diterapkan di sekolah-sekolah lainnya,” ungkapnya.

Dengan adanya Gerakan Tanam Cabai ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap tercipta kemandirian pangan masyarakat serta stabilitas harga komoditas strategis guna mendukung kesejahteraan warga.

Sumber: Krimsus86.com Jawa Barat

Wardono Hs., S.E.

Korwil Jawa Barat

Pos terkait